Perihal Tumbler, Duta Maritim: yang Sulit itu Membudayakannya

Klikhijau.com - Aksi kecil dan mudah dapat dilakukan siapa saja demi dukung pengurangan sampah plastik. Paling populer saat ini adalah pemakaian tumbler untuk menghemat sampah minuman kemasan. Aksi...

Perihal Tumbler, Duta Maritim: yang Sulit itu Membudayakannya
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Aksi kecil dan mudah dapat dilakukan siapa saja demi dukung pengurangan sampah plastik. Paling populer saat ini adalah pemakaian tumbler untuk menghemat sampah minuman kemasan.

Aksi menawan ini akan berdampak besar bila dilakukan secara massif dan konsisten.

Sherly Roisha, aktivis lingkungan dan juga duta maritim Indonesia 2016 dari Bengkulu juga ikut aktif mengkampanyekan tumbler. Membawa tumbler sudah jadi kebiasaan hidup seorang Sherly.

“Jadi, kemana pun pasti selalu membawa tumbler. Karena ini dapat menghemat penggunaan plastik,” kata gadis berkaca mata ini.

Kebiasaan baik itu sudah dilakukan Sherly sejak masih duduk di bangku kuliah. Sejak aktif di komunitas pencinta alam, Sherly mulai terbiasa dengan tumbler.

Kampanye akan manfaat tumbler juga sering ia lakukan dengan teman-teman di komunitasnya.

“Sejak aktif di paguyuban putri maritim Indonesia dan terlibat sebagai sukarelawan cinta hutan, saya benar-benar aktif mengkampanyekan membawa tumbler. Banyak komunitas telah melakukannya. Tetapi, pemahaman masih perlu terus dilakukan agar semua pihak menyadari manfaatnya,” kata Sherly.

Pemahaman menjadi sangat penting, kata Sherly. Ia punya pengalaman membagi-bagikan tumbler pada sekolah dan anak-anak muda.

“Faktanya, setelah dimonitoring, mereka ternyata tidak konsisten melakukannya,” ungkapnya.

Putri pariwisata intelegensia Bengkulu 2016 ini berpendapat, yang sulit dalam kampanye tumbler itu adalah bagaimana menjadikannya sebagai sebuah budaya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2