Sehari dalam Seminggu Tanpa Nasi, Bisakah?

Klikhijau.com – Orang Indonesia umumnya merasa belum makan bila tak jumpa nasi. Apa boleh buat, nasi sudah jadi bestie sejati. Padahal, selain nasi ada banyak sumber-sumber makanan pokok alternatif...

Sehari dalam Seminggu Tanpa Nasi, Bisakah?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Orang Indonesia umumnya merasa belum makan bila tak jumpa nasi. Apa boleh buat, nasi sudah jadi bestie sejati.

Padahal, selain nasi ada banyak sumber-sumber makanan pokok alternatif. Rebusan singkong misalnya atau sagu dan banyak lagi. Bahkan pisang rebus, pun kentang. Pokoknya banyak. Tapi, selera dari perut memang sulit dibendung. Kita, telanjur terbiasa dengan nasi.

Ada dua hal disini yang perlu digarisbawahi. Pertama, pentingnya mengurangi porsi makan nasi. Kedua, perlunya membangkitkan pangan lokal sebagai alternatif pengganti nasi.

Banyak orang memilih diet dengan tanpa nasi, tidak salah juga. Namun, mengurangi asupan nasi rasanya opsi lainnya yang juga cukup sehat dan realistis. Mengutip dari Live Strong (Kompas), makan nasi berlebihan membuat tubuh kita kelebihan karbohidrat namun kekurangan vitamin. Makan nasi berlebihan juga berpotensi meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan ancaman penyakit kardiovaskular.

Kandungan vitamin pada nasi terbilang kecil bahkan sama sekali tak mengandung vitamin C, vitamin A, atau vitamin D dan natrium. Pada nasi sejatinya terdapat kandungan makronutrien dan mikronutrien yang diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit. Dengan kata lain, kandungan ini bukanlah nutrisi prioritas bagi tubuh bila dibanding kebutuhan akan nutrisi lainnya. Jadi, makan nasi berlebihan tanpa asupan makanan lain yang variatif jelaslah kurang baik. Bahkan dapat membuat tubuh kita kekurangan nutrisi.

Gerakan kecil berdampak besar

Karenanya, demi menjalani gaya hidup yang sehat, diperlukan siasat yang sederhana namun bisa berdampak besar bagi tubuh. Mungkin dengan mengurangi porsi makan nasi dan lebih banyak sayuran atau sumber-sumber protein lainnya. Konsumsi buah-buahan tentu juga bisa jadi opsi. Selain itu, menarik menyiasati pembiasaan secara pelan-pelan. Katakanlah dengan memili satu hari dalam seminggu untuk benar-benar bebas asupan nasi.

Kedengarannya gampang-gampang susah yah Sahabat Hijau. Tapi, pembiasaan seperti ini bukan mustahil bisa diterapkan jika kita benar-benar mendambakan pola hidup lebih sehat.

Lalu, apa makanan pengganti nasi? Sekali lagi, ada banyak. Kita hanya perlu beradaptasi, lalu membiasakan. Awalnya mungkin dilakukan sendiri, kemudian dijadikan sebagai sebuah budaya dalam keluarga. Katakanlah dengan memilih Sabtu atau Minggu sebagai hari bebas nasi.

Bila belum atau masih kesulitan memilih pangan lokal tertentu, setidaknya ada ikhtiar tidak makan nasi dulu. Makan apa saja asal bukan nasi. Ini latihan awal yang pelan-pelan ditingkatkan dengan memilih pangan alternatif.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2