Seblak, Menggoyang Lidah dengan Kelezatannya Namun Waspada Dampak Negatifnya

Klikhijau.com - Makanan khas Bandung Jawa Barat berbahan dasar kerupuk ini sangat diminati masyarakat dari berbagai kalangan, terutama di kalangan muda. Seblak kini telah menjadi hidangan populer d...

Seblak, Menggoyang Lidah dengan Kelezatannya Namun Waspada Dampak Negatifnya
Bacakan Artikel
Wirda

Mahasisiwa Magang Klikhijau dari Prodi Manajemen Universitas Fajar

Klikhijau.com - Makanan khas Bandung Jawa Barat berbahan dasar kerupuk ini sangat diminati masyarakat dari berbagai kalangan, terutama di kalangan muda.

Seblak kini telah menjadi hidangan populer di Indonesia. Utamanya pasca dipopulerkan kembali oleh seorang penyanyi yang dikenal sebagai anggota boyband Smash yaitu Rafael Tan.

Dalam akun tiktoknya, penyanyi ini kerap kali membuat konten memasak jajanan khas sunda seperti cireng, cilor, hingga seblak. Namun yang paling digandrungi oleh masyarakat khusususnya para kalangan muda adalah resep seblak yang dibuatnya.

Siapa sangka resep seblak ala Rafael Tan ini mampu menarik perhatian jutaan netizen Indonesia hingga mempopulerkan seblak.

Tidak hanya di indonesia, seblak ini juga menarik perhatian para pecinta kuliner di luar negri. Banyak restoran indonesia di luar negri yang menjadikan  seblak sebagai salah satu menu untuk mengenalkan kelezatan makanan khas indonesia.

Akses bahan yang mudah menjadi salah satu alasan makanan ini sangat mudah untuk dibuat. Rasanya yang pedas, manis dan gurih membuat kita ingin lagi dan lagi. Kombinasi rasanya yang khas membuatnya menjadi cemilan favorit untuk dinikmati bersama teman atau keluarga. Makanan ini sangat cocok saat cuaca dingin atau hujan.

Sayangnya, dibalik kelezatan dan rasanya yang khas, seblak ternyata menyimpan dampak negatif bagi kesehatan. Apa saja?

[irp]

Apa yang membuat seblak jadi berbahaya bagi kesehatan?

Apa bahaya seblak bagi kesehatan? Yah, makanan populer yang menggoyang lidah dengan kelezatan ini dapat menimbulkan berbagai masalah bagi kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2