Sah Jadi Tanaman Obat di Tangan Kementan, Ini 11 Keajaiban Tanaman Ganja!

Klikhijau.com –  Tanaman ganja kini sah jadi tanaman obat komoditas binaan. Adalah Kementerian Pertanian (Kementan) yang membuat terobosan itu. Selama ini, tanaman ganja adalah tanaman meresahkan d...

Sah Jadi Tanaman Obat di Tangan Kementan, Ini  11 Keajaiban Tanaman Ganja!
Bacakan Artikel

Ketetapan itu termaktub dalam Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 104/KPTS/HK.140/M/2/2020 tentang Komoditas Binaan Kementerian Pertanian.

Komoditas binaan Kementerian Pertanian meliputi komoditas binaan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Hortikultura, Direktorat Jenderal Perkebunan, dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan," demikian bunyi diktum kesatu Kepmen Komoditas Binaan yang diunduh dari laman Kementerian Pertanian,

Dalam Kepmen tersebut ganja masuk dalam lampiran jenis tanaman obat yang dibina oleh Direktorat Jenderal Hortikultura.

Ganja tak sendirian yang ditetapkan sebagai tanaman obat, total ada 66 jenis tanaman obat yang dibina Ditjen Hortikultura, di antaranya akar kucing, bakung, kratom, jahe, hingga wijaya kusuma.

Lalu apa manfaat ganja bagi kesehatan sehingga dimasukkan ke dalam tanaman obat binaan. Berikut ulasan singkatnya:

[irp]



  • Mengatasi alzheimer



 The Journal of Alzheimer’s Disease pernah mempublikasikan sebuah studi tentang ganja, pada dosis kecil senyawa tetrahydrocannabinol dalam tanaman ganja.   Dapat memperlambat pembentukan plak amiloid yang membunuh sel otak dan bertanggungjawab atas penyakit alzheimer.


  • Meredam efek kemoterapi



Badan Pengawas Obat AS Food and Drug Administration sejak beberapa tahun telah mengizinkan terapi obat-obatan berbasis cannabinoid untuk pasien kanker yang menjalani kemoterapi.

Apalagi berbagai studi mengungkap ganja sangat efektif meredakan dampak samping kemoterapi, yakni rasa mual, muntah dan hilang nafsu makan



  •  Mencega serangan epilepsi



Pada tahun 2013, jurnal ilmiah, Journal of Pharmacology and Experimental Therapeutics mempublikasikan hasil penelitian Virginia Commonwealth University.

Pada penelitian itu  dimenemukan senyawa cannabinoids dalam tanaman ganja untuk mengatasi epilepsi.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: