Bunga Asoka yang Cantik, Si “Anti Sedih” yang Manfaatnya Menakjubkan!

Publish by -400 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Bunga Asoka yang Cantik, Si “Anti Sedih” yang Manfaatnya Menakjubkan!
Bunga Asoka - Foto/Ekosistem

Klikhijau.com – Bunga Asoka (Ixora coccinea), tanaman dengan bunga indah yang sangat familiar. Jenis ini masuk ke dalam keluarga Rubiaceae atau soka-sokaan. “Asoka” berasal dari bahasa Sansekerta, yang berarti “tanpa duka” atau terbebas dari kesedihan.

Konon kabarnya, tokoh yang menyebarkan agama Buddha lahir persis di bawah pohon bunga Asoka ini. Selain itu, sejarah mencatat bahwa pernah ada seorang raja penganut Budha, penguasa kekaisaran Maurya Gupta dari 273 SM sampai 232 SM, namanya Raja Asoka.

Barangkali itu pulalah yang membuat bunga ini tersohor hingga kini. Di Indonesia sendiri, sangat gampang mendapati Asoka tumbuh subur di pekarangan penduduk. Perawatannya memang relatif mudah, namun saat berbunga pemandangan istimewa terpancar dari bunga ini.

Secara fisik, ciri khas Asoka antara lain berbatang tegak, dengan pohon berkayu bulat. Sistem percabangannya simpodial dan berwarna putih kotor. Bagian daun bunga Asoka cenderung lonjong dengan bagian pangkal meruncing.

KLIK INI:  Bercengkrama dengan Satwa Karst Di Rimba Malam

Tinggi pohon asoka dapat mendapai 4 meter dan lingkar pangkal batangnya bisa tumbuh hingga 40 sentimeter. Batang tanaman dikotil ini berwarna gelap yang kadang-kadang disertai bercak-bercak oleh lumut kerak yang banyak menempel pada batang, cabang dan ranting. Sistem percabangannya simpodial dan berwarna putih kotor.

Daunnya bersifat tunggal dan pertulangannya menyirip. Bunga ini bisa dijumpai dalam berbagai warna antara lain merah muda, merah terang, kuning hingga oranye. Bunga ini bersifat majemuk, berkelamin dua dengan kelompak serupa corong.

Benang sarinya berjumlah empat dan bagian kepala sarinya melekat pada bagian mahkota. Akar bunga asoka bersifat tunggang, warnanya kecoklatan. Jadi, Anda juga bisa menjumpai biji pada tanaman ini.

Selain dijuluki bunga anti sedih, bunga asoka juga dinamai Flame of the Wood atau Api Hutan. Sebutan ini dikarenakan warna bunganya yang mencolok terang.

KLIK INI:  Macam-Macam Bunga yang Tahan di Segala Cuaca, Cocok di Halaman Rumah

Si “anti sedih” ini dapat tumbuh baik pada tanah sangat gembur dengan ketinggian 0 – 400 meter di atas permukaan laut. Asoka dapat bertahan hingga suhu 45°C, dimana terdapat dua jenis kebutuhan cahaya, yaitu sinar matahari langsung dan tempat dengan kondisi lembab/gelap dengan kelembaban sekitar 70%.

Manfaat bunga asoka

Oya, selain bermanfaat sebagai tanaman hias, ternyata bunga Asoka juga memiliki sejumlah khasiat terutama bagi kesehatan.

Sifat herbalnya ini berasal dari senyawa hematoksilin pada bagian bunga dan kulit kayunya. Selain hemaktosilin, bunga Asoka juga mengandung tannin yang melimpah, zat besi serta unsur organik pembangun tubuh lainnya.

Khasiat bunga asoka diantaranya mengobati gejala disentri hemoragik, mengatasi haid yang tidak lancar, mengusir kram pada betis, dan mengobati luka memar pada tubuh.

KLIK INI:  Philodendron Variegated yang Lagi Booming dan Kontes Pertamanya di Indonesia

Keberadaan bunga Api Hutan di beranda rumah selain untuk penyejuk hati, juga dapat menarik kehadiran satwa liar untuk menghisap nektar, seperti kupu-kupu. Bunga asoka merupakan salah satu tanaman pakan bagi kupu-kupu jenis Papilio memnon dan Papilio demoleus.

Tak hanya itu, seorang mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surabaya pada tahun 2017 meneliti bahwa bunga asoka dapat dimanfaatkan sebagai spray alami anti nyamuk aedes aegepty.

Kekuatan biji pohon Asoka juga berkhasiat alami untuk mengendalikan batu ginjal. Konsumsi bubuk Asoka dengan air, yang akan mengurangi risiko ekstraksi batu yang menyakitkan.

Ramuan asoka juga bisa mengobati infeksi cacing. Konsumsi daun atau kulit pohon Ashoka dapat mengusir cacing, mengurangi rasa sakit, juga mengurangi kembung.

Tanaman  yang  dikeramatkan di India ini, kulit kayunya juga bermanfaat untuk vitalitas pria. Bahkan dapat membuat pria awet muda karena mengandung bahan estrogenic berupa ergosterol. Selain itu kulit kayunya dapat dimanfaatkan sebagai penguat sistem reproduksi wanita.

Itulah penjelasan singkat mengenai bunga “anti sedih” dan manfaatnya yang menakjubkan. Sungguh layak ditaman di pekarangan rumah bukan?

KLIK INI:  Klik Ini untuk Tahu Tarcius Spectrum, Si Mungil yang Menggemaskan
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!