Berkenalan dengan Bunga Kalatea, Si Cantik yang Sederhana, Jenis dan Perawatannya

Publish by -1.498 kali dilihat
Penulis: Anis Kurniawan
Berkenalan dengan Bunga Kalatea, Si Cantik yang Sederhana, Jenis dan Perawatannya
Calathea - Foto/ zielony-parapet

Klikhijau.com – Bunga Kalatea (Calathea), tanaman hias dengan daun sederhana yang cantik. Beberapa hari lalu, Klikhijau mencoba menesuri tanaman hias paling laris di Kota Makassar, satu diantaranya ternyata ada nama Kalatea.

Karenanya, kali ini kami mencoba mengajak pembaca berkenalan lebih ‘intim’ dengan tanaman satu ini. Kita mulai dari tampilannya.

Ciri khas kalatea adalah daunnya besar, lonjong namun ada pula jenisnya dengan daun berbentuk kipas. Umumnya memiliki garis-garis khas di daunnya. Bila diperhatikan secara seksama, daunnya seolah dilukis tangan dengan motif seperti pakaian.

Tanaman ini berasal dari wilayah tropis Amerika dan sering dimanfaatkan sebagai tanaman pot indoor maupun outdoor. Calathea tumbuh dalam rumpun, merupakan tanaman herbacepus menahun dengan batang lunak. Tunasnya berasal dari akar rimpang atau umbi yang terletak di bawah permukaan tanah.

Di balik kecantikannya, Calathea rupanya kaya manfaat. Selain sebagai bunga hias, tanaman ini juga berkontribusi terhadap suplai udara bersih. Jadi, sangat cocok ditanam di kota-kota besar yang bising polusi.

Satu hal yang perlu diingat bahwa Calathea ternyata sangat sensitif dari angin dan asap kompor serta asap rokok. Jadi, bila jatuh hati pada tanaman ini, sebaiknya kamu juga harus bebas asap tembakau.

KLIK INI:  Kencana Ungu, Bunga Teman Bermain di Masa Kecil yang Kaya Manfaat
Jenis Calathea

Untuk diketahui, Genus Kalatea memiliki hapir 100 spesies. Namun, hanya ada belasan spesies yang banyak dibudidaya dalam pot. Berikut diantaranya, jenis Calathea yang banyak ditanam dalam pot:

  1. Calathea makoyana
calathea-makoyana/bunga kalatea
calathea-makoyana – Foto/BibitBunga

Makoya atau Calathea makoyana, merupakan jenis yang paling umum dijumpai di mana-mana. Spesies satu ini cocok dengan pencahayaan buatan, sehingga dapat hidup eksis dalam ruangan. Daunnya lonjong, berwarna kacang, dengan pola hijau tua. Polanya juga terlihat jelas di bagian bawah daun.

  1. Calathea lancetolistna
Calathea lancetolistna/bunga kalatea
Calathea lancetolistna – Foto/Pinterest

Calathea lancetolistna atau Calathea lancifolia , ciri khas jenis ini adalah daunnya bujur, ditata pada tangkau daun pendek. Daunnya berwarna hijau gelap dengan pola yang lebih gelap di sisi atas, sedangkan bagian bawah daun berwarna ungu gelap.

KLIK INI:  Berkenalan dengan Bunga Oxalis, Tanaman Cinta yang Mudah Dirawat
  1. Calathea picturata
Calathea picturata
Calathea picturata – Foto/gardentags

Calathea picturata atau Calathea pelek, sering juga dinamai calathea merak. Daunnya panjang tetapi masih mempertahankan bentuk oval. Sisi atas bilah daun memiliki pola yang khas yakni ujung daun dikelilingi oleh garis batas.

  1. Calathea tabby
Calathea zebrina
Calathea zebrina – Foto/Wikipedia

Calathea tabby atau Calathea zebrina disebut juga Calathea bergaris. Di sisi atas daun terlihat pola seperti zebra hijau, sedangkan bagian bawah daunnya kemerahan.

  1. Calathea falistolistna
Calathea falistolistna
Calathea falistolistna – Foto/Pinterest

Calathea falistolistna atau Calathea rufifarba ciri khasnya sedikit beda dengan spesies lainnya. Daunnya sempit, dengan tepi bergelombang dan memiliki tangkai daun panjang hingga 30 cm.

Warnanya hijau tua berkilau dengan tidak memiliki pola khas, tetapi ditutupi dengan rambut yang kaku. Bagian bawah daun berwarna merah gelap. Bila kekurangan cahaya, jenis ini akan kehilangan daya tarik pada daunnya.

KLIK INI:  Peperomia dan Tali Hati, Penghias Teras yang Estetik Bermahar Selangit
  1. Calathea crocata
Calathea crocata
Calathea crocata – Foto/FloraStore

Calathea crocata atau Calathea zoltokwiatowa, jenis yang daunnya berwarna hijau gelap, tanpa pola yang jelas. Bagian bawah daunnya berwarna ungu. Bila terpelihara dengan baik, daunnya bisa mekar dengan bunga kunging-orange saat musim dingin.

Perawatan bunga kalatea

Hampir semua jenis Kalatea yang cocok ditanam dalam pot, tak butuh banyak cahaya. Atau juga bisa hidup dengan cahaya buatan dalam rumah, terutama semi teduh. Cara terbaik dalam penempatannya adalah di jendela sisi timur. Pada posisi ini, ia akan memiliki cukup cahaya untuk mewarnai daun dengan benar, dan terik matahari pagi tidak terlampau menyiksanya.

Perlu diingat bahwa Calathea tidak menyukai angin dan perbedaan suhu yang tajam.  Jenis ini berkembang sangat baik di kelembaban udara dan suhu tinggi di kisaran 18-25 °C. Untuk hasil terbaik, daunnya harus disemprot setiap hari dengan air hangat

KLIK INI:  7 Tanaman yang Paling Sering Jadi Suvenir Pernikahan

Penyiraman tanaman ini sepertinya memerlukan sedikit intuisi dan ketepatan agar asupan airnya pas. Hal itu karena penyiraman yang terlalu sedikit menyebabkan daunnya layu dan menggulung. Sedangkan, penyiraman berlebihan dapat memicu timbulnya penyakit.

Bagaimana dengan media tanamnya? Media tanam terbaik untuk jenis ini adalah gambut atau tanah kompos dengan tambahan pasir kasar. Sedangkan nutrisi atau pupuknya, sebaiknya menggunakan pupuk khusus tanaman hias.

Serangan hama penyakit

Dalam budidaya Kalatea, serangan penyakit atau hama tak jarang dijumpai seperti akarnya membusuk atau daunnya yang layu. Untuk mencegah perkembangan penyakit, hindari melakukan penyiraman terlampau berlebihan. Penyemprotan daun, sebaiknya tidak langsung ke daun, tetapi menghempaskannya ke udara.

Itulah perkenalan dengan Bunga Kalatea yang memiliki ragam jenis. Semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Alokasia, Tanaman Hias Idaman, Media Tanam dan Perawatannya

Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!