7 Jenis Tanaman untuk Terarium, Tren Memelihara Tanaman Hias Masa Kini

oleh -32 kali dilihat
5 Jenis Tanaman untuk Terarium, Tren Memelihara Tanaman Hias Masa Kini
Ilustrasi Terarium-foto/Pixabay

Klikhijau.com – Terarium telah menjadi cara menarik memelihara tanaman hias. Ia menawarkan alternatif  dan sensasi tanaman hias yang berbeda dari biasanya.

Jika selama ini tanaman hias hanya ditanam di pot atau di pekarangan rumah langsung. Maka dengan metode terarium, menanam tanaman hias semakin seru dan menantang.

Terarium sendiri merupakan seni tanaman hias. Medianya bukan pot seperti pada umumnya, tapi dengan kaca atau plastik transparan.

Mufliah, dkk (2015) menjelaskan jika terarium merupakan  cara menanam tanaman. Tanaman itu ditanam dalam sebuah wadah yang tembus pandang, yaitu plastik atau kaca.

KLIK INI:  Perhatikan 5 Hal Ini Agar Tanaman Hias Anda tak Mati Mendadak!

Media tanam ini memiliki ciri khas tanamannya. Karena ia ditanam dalam sebuah wadah berbentuk akuarium. Media tanamnya bisa berupa pasir, tanah atau jeli.

Terarium adalah suatu ekosistem darat. Ia  dibentuk di dalam sebuah wadah tertutup baik itu ekosistem tanaman ataupun hewan darat.

Keberadaan terarium tidak sekadar untuk penyajian tanaman hias agar sedap dipandang mata. Namun, juga  dapat digunakan untuk penelitian.

Karena media tanamnya dalam sebuah wadah yang berbeda dengan pot. Maka tidak semua jenis tanaman hias bisa cocok dengan cara ini.

Jika kamu tertarik membuat terarium, berikut jenis-jenis tanaman yang cocok:

  • Sukulen

Dengan karakter yang mirip kaktus, sukulen pun cocok di tanam di media terarium terbuka.  Jenis sukulen cukup beragam, lidah buaya termasuk di dalamnya

Tumbuhan ini merupakan  tumbuhan  berorgan yang menebal. Ia seperti  berdaging dan membengkak. Ia bisa menyimpan air sehingga tahan berada pada kondisi yang kering.

  • Lidah mertua

Sudah jadi pengetahuan umum jika lidah mertua termasuk tangguh menahan panas. Ia bisa tumbuh dengan air yang minim.

Lidah mertua juga merupakan tanaman hias yang baik untuk kesehatan. Karena ia mampu membersihkan udara yang kotor.

Sebagai tanaman terarium, perawatannya tak terlalu ribet. Ingat terarium tak butuh penyiraman yang sering dan berlebihan. Makanya tanaman seperti lidah mertua sangat cocok. Cobalah!

KLIK INI:  Naik Daun Lagi, Ini 6 Langkah Praktis Menanam Bunga Gelombang Cinta dalam Pot
  • Kaktus

Tanaman ini telah sangat dikenal sebagai tanaman yang tangguh terhadap panas. Ia tak terlalu memerlukan air untuk tumbuh.

Gurun merupakan habitat asli dari tanaman ini. Karenanya ia cukup tangguh jika ditanam di terarium terbuka karena tidak membutuhkan banyak air untuk tumbuh.

  • Hedera helix

Hedera helix, yang biasa juga disebut bunga ivy. Tidak hanya berfungsi sebagai tanaman hias, tapi juga bisa dimanfaatkan sebagai tanaman herbal.

Bunga ivy ini diyakani mampu mengatasi penyakait seperti, asma, bronkitis akut , penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), arthritis , dan peradangan lainnya

Tanaman ini juga berguna untuk mengurangi pembengkakan membran yang mengatur jalur pernapasan dan melegakan dada yang sesak, tanaman ini juga  bisa dimanfaatkan sebagai obat batuk.

  • Cryphantus

Cryptanthus termasuk genus tanaman berbunga. Ia masuk ke dalam keluarga Bromeliaceae, dan berada pada subfamili Bromelioideae.

Tanaman ini memiliki bentuk yang menari seperti bintang. Memiliki daun yang mengarah secara horizontal kesamping.

Warna tanaman  sangat menarik.  ia bisa tumbuh pada intensitas cahaya tinggi dan rendah.

KLIK INI:  Selain Indah, Anthurium Bunga Ini Punya Hal Spesial yang Membahagiakan
  • Fittonia

Dengan daun berpola mencolok menjadikan fittonia tanaman hias yang harus diseleksi. Perawatannya pun cukup muda. Bisa berdamai dengan berbagai pencahayaan.

Tanaman ini  lebih suka berada di lingkungan yang lembab. Namun, meski mudah perawatannya, i harus sering menerima perawatan.

Tanaman yang berasal dari Amerika Selatan merupakan tanaman hutan hujan tropis yang berperan sebagai penutup tanah di bawah kanopi pepohonan.

Fittonia kurang menyukai matahari langsung, karenanya lebih cocok ditanam di terarium tertutup

  •  Pakis

Paksi juga dikenal sebagai tumbuhan paku, paku-pakuan, atau pakis-pakisan. Merupakan  sekelompok tumbuhan yang bersistem pembuluh sejati.

Tanaman ini bisa hidup di berbagai iklim, namun membutuhkan kelembapan yang tinggi. ia bisa ditanam di terarium tertutup dan juga terbuka.

KLIK INI:  Jeff, Iwan dan Kisah Janda Bolong yang Terjual Selangit Pekan Ini
Cara membuat terarium

Untuk membuat terarium, hal pertama yang perlu dilakukan adala melapisi  bagian bawah wadah plastik atau kaca dengan 1,5 inci bebatuan kecil.

Kerikil-kerikil itu  berfungsi sebagai pengeringan. Setelah dilapisi kerikil, langkah kedua adalah tambahkan lapisan tipis arang aktif.

Fungsi arang  adalah untuk melawan pertumbuhan bakteri dalam terarium. Langkah ketiga  adalah menuangkan tanah. Upayakan bisa menutupi akar tanaman.

Langkah keempat, masukkan tanaman hias  yang telah kamu pilih.  Langka kelima, jika ingin membersihkannya jangan dicuci, sebaiknya kamu menggunakan kain lap atau tisu.

Langkah keenam, lakukan penyiraman, tapi jangan keseringan, cukup tiap dua minggu sekali saat tanah mulai terlihat kering.

Langkah ketujuh, jangan letakkan terarium bersentuhan langsung dengan sinar matahari.

Selamat mencoba!

KLIK INI:  Macam-Macam Bunga yang Tahan di Segala Cuaca, Cocok di Halaman Rumah