Rahmia Nugraha, Kartini Tangguh Penggemar Fauna Wallacea

Klikhijau.com - Rahmia Nugraha, nama lengkapnya. Saya mengagumi sosoknya. Mengapa? Karena kecintaan pada satwa Wallacea. Bukti cintanya tak sekadar ia ungkapkan, namun juga ia perbuat. Awal 2017 si...

Rahmia Nugraha, Kartini Tangguh Penggemar Fauna Wallacea
Bacakan Artikel

Kesukaannya pada hal menantang juga tak telepas dari lingkungan sehariannya. "Saat kuliah di IPB, saya adalah anggota Rimbawan Pecinta Alam, Rimpala, di kampus" tuturnya.

Rimpala merupakan organisasi mahasiswa pecinta alam di Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.

Naik gunung, masuk hutan, termasuk main di pantai tak jadi soal. "Saya menaruh minat pada selusur gua. Meski yang lain lebih suka mendaki."

Mia menamatkan sarjananya pada Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan IPB, 2017 lalu.ย  Menuntaskan sarjananya melalui skripsi perihal kuskus beruang sulawesi.

Selepas sarjana, gadis yang menetap di kota Bogor ini tak lekas mencari kerja. Masih berniat melanjutkan jenjang pendidikannya. Kala itu berfokus mencari beasiswa. Beasiswa untuk mengenyam pendidikan di negeri orang. Sayang kayuh belum bersambut.

[irp]

Kembali menjelajah Sulawesi

Setelah dua tahun berlalu, Mia kemudian melanjutkan kembali pendidikannya. Kali ini Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, jadi kampusnya.

Juga tak lagi di fakultas kehutanan, melainkan lebih memilih fakultas biologi.

Memutuskan mengambil Program Magister Fakultas Biologi, UGM, pada pertengahan 2019. Lebih fokus lagi pada Minat Ekologi dan Biologi Konservasi. Fakultas yang masih selaras dengan kehutanan.

Kecintaannya pada kuskus beruang sulawesi nampaknya tidak pudar. "Saya suka satwa endemik ini. Lucu."

"Apalagi saat menjumpainya di belantara rimba. Menggemaskan. Gerak lambatnya menjadi pemikat. Bisa berlama-lama menontonnya melahap pucuk daun kesukaannya," tambahnya.

Hingga tak terasa, tugas akhirnya telah menghampiri.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: