Rahmia Nugraha, Kartini Tangguh Penggemar Fauna Wallacea

Klikhijau.com - Rahmia Nugraha, nama lengkapnya. Saya mengagumi sosoknya. Mengapa? Karena kecintaan pada satwa Wallacea. Bukti cintanya tak sekadar ia ungkapkan, namun juga ia perbuat. Awal 2017 si...

Rahmia Nugraha, Kartini Tangguh Penggemar Fauna Wallacea
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Rahmia Nugraha, nama lengkapnya. Saya mengagumi sosoknya. Mengapa? Karena kecintaan pada satwa Wallacea. Bukti cintanya tak sekadar ia ungkapkan, namun juga ia perbuat.

Awal 2017 silam ia buktikan dengan melakukan penelitian tentang salah satu satwa Sulawesi di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Meneliti kuskus beruang sulawesi. Satwa bernama latin Ailurops ursinus menjadi penarik perhatiannya.

Lokasiย  Mia meneliti, sapaan akrabnya, kala itu di Suaka Margasatwa Tanjung Peropa. Sebuah kawasan konservasi yang berada di bawah tata kelola BKSDA Sulawesi Tenggara.

Kecintaannya pada kuskus beruang sulawesi ini membuatnya rela meninggalkan keluarganya sementara waktu. Mencari ilmu di lain pulau kesehariannya. Menjadi tangguh di negeri rantau.

Gendernya tak menghalanginya bertualang menelisik satwa pemalu ini. Mengungkap perilaku harian dari mamalia bergerak lambat ini.

[irp]

Minat khusus pada Kuskus

Ketika saya bertemu dengannya, saya bertanya: "Apa yang menarik minat Mia meneliti kuskus?" Mia menjawab bahwasanya, masih kurang peneliti yang mengulik satwa ini.

Begitu pun juga saya bertanya padanya, alasan yang membuatnya meneliti di wilayah Sulawesi. "Sulawesi itu faunanya unik-unik dan endemik. Itu yang membuat saya menyukai wilayah Wallacea ini," jawabnya.

Bersua pertama kali dengannya di Banyuwangi. Sebuah gelaran pameran konservasi alam kala itu. Seorang kawan yang akrab dengannya tampak asik berbincang dunia susur gua. Selusur gua memang selalu segar diulas. Aktivitas menantang yang selalu renyah dikupas.

Mia menyukai hal yang menantang. Karenanya ia selalu tertarik menaklukkan hal-hal baru yang menghampirinya. Termasuk selusur gua, juga menjadi hobinya.

"Selepas meneliti di Tanjung Peropa kala itu, saya sempatkan tetirah di Makassar. Seminggu. Saya sempatkan menyusuri beberapa gua di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung," cerita Rahmia Nugraha semangat.

[irp]

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: