Terbayang, Ibukota Negara Berpindah ke Jeneponto

Klikhijau.com - Wacana pemindahan ibukota ke luar pulau Jawa jadi perbincangan hangat setelah Presiden Joko Widodo melakukan rapat terbatas di kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, S...

Terbayang, Ibukota Negara Berpindah ke Jeneponto
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Wacana pemindahan ibukota ke luar pulau Jawa jadi perbincangan hangat setelah Presiden Joko Widodo melakukan rapat terbatas di kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29 April 2019).

Banyak netizen setuju-setuju saja, tetapi tak sedikit yang pesimis bisa terwujud. Bukan tanpa alasan, faktanya pembicaraan soal ini sudah sering terdengar. Kenyataannya yah begini, Jakarta tetap menanggung beban sebagai yang terkejam, lebih kejam dari ibu tiri.

Masalah utamanya tetap sama yakni sebuah pertanyaan yang belum terjawab: ibukota akan dipindahkan kemana? Jawabannya selalu terdengar spekulatif alias atas pertimbangan yang tak rasional. Ada yang menawarkan di Palangkaraya, Balikpapan, Makassar dan lainnya.

Memang banyak pilihan sebenarnya, sebab Indonesia ditakdirkan sebagai sebuah negara yang luas membentang. Tetapi, memutuskan kemana atas alasan apa dan segala hal tentangnya memang bukan perkarah mudah.

Oleh karena itu, saya sedikit terhibur sembari bekernyit saat membaca berita berisi pendapat Walikota Makassar Danny Pomanto yang mengusulkan ibu kota dipindahkan ke Jeneponto Sulawesi Selatan (Sulsel).

Terhibur karena pikiran Danny ini persis sama dengan imajinasi saya sejak lama. Jeneponto adalah daerah terpanjang yang dilewati saat ke Selatan Sulsel, saking panjangnya ada guyonan begini: "kita boleh tertidur pulas saat memasuki kabupaten Jeneponto, tetapi saat terbangun jangan kaget bila Anda masih berada di Jeneponto".

Bekernyit karena saya yakin Presiden Jokowi tak sedikit pun terpikirkan tentang Jeneponto. Paling banter yah Makassar.

Tetapi dengan luas wilayah dan kondisi geografisnya yang datar itulah diantaranya jadi muara imajinasi liar saya. Dan saya merasa beruntung, seorang Danny yang arsitek juga punya pendapat yang sama.

Saya yakin, banyak di antara kita juga berpikiran sama tetapi tak ubahnya sekadar ilusi yang utopis.

Dilansir Makassartoday, Danny beralasan bahwa Kabupaten Jeneponto memiliki wilayah yang relatif aman dari bencana alam hingga 1.000 tahun ke depan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2