Kebun Jagung di Biringbulu dan Sepasang Sejoli yang Menanam Pohon Selama 20 Tahun di Brasil

Klikhijau.com โ€“ Akhir Maret lalu, seorang teman mengirimi saya foto. Dalam foto itu terterah jadwal saya bertemu dengan siswanya, di Kelurahan Lauwa, Kec. Biringbulu, Gowa. Teman saya itu memang be...

Kebun Jagung di Biringbulu dan Sepasang Sejoli yang Menanam Pohon Selama 20 Tahun di Brasil
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Akhir Maret lalu, seorang teman mengirimi saya foto. Dalam foto itu terterah jadwal saya bertemu dengan siswanya, di Kelurahan Lauwa, Kec. Biringbulu, Gowa.

Teman saya itu memang berprofesi sebagai guru. Rasanya tak mungkin menolak ajakannya untuk hadir pada kegiatan literasi yang ia gelar.

Maka, sehari sebelum jadwal saya membawakan materi, saya telah star dari Sungguminas. Perjalanan ke Lauwa bukanlah hal mudah bagi saya.

Jalanannya yang menanjak dan banyak tikungan menjadi persoalan tersendiri. Saya melajukan Ebita (nama motor yang saya kendarai) denga pelan sambil menikmati pemandangan.

[irp posts="3265" name="Bukan Sekadar Arisan, Ibu-Ibu di Buton Kampanyekan Penyelamatan Lingkungan"]

Pemandangan menuju Lauwa menakjubkan, hamparan kebun jagung terlihat sepanjang mata memandang, ย tapi jika ditelisik lebih dalam, justru akan melahirkan rasa miris yang mengerikan.

Sebabnya tak sederhana, kebun jagung itu telah merampas hak pepohonan untuk tumbuh. Hutan di sepanjang jalan menuju Lauwa telah gundul berganti kebun jagung.

Saya membayangkan, ada warga Biringbulu yang merantau cukup lama di sebuah kota besar. Ia merasa suntuk dan ingin kembali ke kampungnya yang disesaki hamparan hutan, tapi ketika pulang, ia disambut hutan-hutan yang telah gundul.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: