Miliki DNA Mirip Manusia, Orangutan Juga Bisa Terserang ISPA

Klikhijau.com - Rasanya ada yang aneh. Setiap kemarau bertandang kebarakan hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia juga bermunculan. Apakah api di Indonesia diturunkan saat kemarau? Sehingga hampir...

Miliki DNA Mirip Manusia, Orangutan Juga Bisa Terserang ISPA
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

“Sudah sekitar tiga bulan terpapar kabut asap. Kalau manusia bisa pakai masker, tapi kalau orangutan kan tidak bisa. Jadi tidak heran kalau mereka sakit, DNA-nya hampir sama, penyakitnya juga sama dengan manusia,” pungkas Jamartin seperti yang ditulis Celine Veronica di nationalgeographic.grid.id, Selasa, 24 September 2019 lalu.

[irp posts="2841" name="Kritis, Orangutan Sumatera Ditembak 74 Peluru di Aceh"]

Menurut Jamartin, di sekitar kawasan pusat rehabilitasi orang utan yang dikelola oleh Yayasan BOS, baik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah tak ada lahan yang terbakar. Namun, api membakar 80 hektar lahan di sekitar pusat rehabilitasi.

“Selain itu kami juga butuh vitamin untuk orangutan, ini juga sama dengan vitamin untuk manusia. Karena kalau orangutan kondisi badannya sehat dia bisa lebih tahan terhadap perubahan iklim dan pengaruh lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Setidaknya ada sekitar 355 orangutan di Nyaru Menteng menjadi rentan akibat asap karhutla. Baik yang sedang dirawat di pusat rehabilitasi maupun di pulau-pulau prapelepasliaran di sekitarnya.

Tentu kabar tersebut cukup mencemaskan.

[irp]

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2