Menggunakan Urin Dapat Membuat Sistem Pangan Lebih Berkelanjutan, Benarkah?

Klikhijau.com – Urin atau kencing adalah cairan yang dimiliki oleh manusia dan hewan. Cairan ini umumnya hanya terbuang saja, sebab dianggap tidak bersih. Namun, perkembangan teknologi memungkinkan...

Menggunakan Urin Dapat Membuat  Sistem Pangan Lebih Berkelanjutan, Benarkah?
Bacakan Artikel

Tenggelamnya, dan degradasi serta pengeringan nutrisi di pedalaman, memiliki dampak lingkungan dan kesehatan yang signifikan. Hal ini bertentangan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB 11, yang bertujuan untuk “membuat kota dan permukiman inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan”.

Untuk memberikan pihak berwenang pandangan lintas sektor tentang status penyerapan nutrisi kota, para peneliti mengidentifikasi dan menganalisis berbagai aliran limbah.

Membedakan empat tingkat spasial

Pendekatan mereka membedakan empat tingkat spasial bersarang, yakni wilayah perkotaan; potensi sistem daur ulang teritorial; negara dan tingkat internasional.

Berdasarkan analisis tersebut, para peneliti berfokus pada asal dan nasib aliran limbah yang mengandung nutrisi tersebut.

Metode ini diterapkan pada nitrogen di Maradi dan Ouagadougou, untuk menentukan apakah dan sejauh mana wilayah kota tersebut dapat berkembang menuju sistem pangan perkotaan yang berkelanjutan.

Fakta berfokus pada nitrogen dalam limbah daripada aliran limbah itu sendiri memungkinkan pemahaman sistemik yang berguna bagi otoritas lokal.

[irp]

Studi tersebut menunjukkan bahwa Maradi adalah penyerap nitrogen, meskipun di jantung sistem pangan perkotaan yang relatif berkelanjutan.

Namun, itu bisa berkembang dengan baik menuju situasi yang mirip dengan Ouagadougou, yakni bak nitrogen besar tanpa daur ulang kota-pedalaman yang signifikan. Meskipun ukurannya kontras, saat ini masing-masing sekitar 400.000 dan 2.800.000 penduduk.

Kedua kota ini berkembang dalam pengaturan biofisik, iklim, pertanian, dan sosial ekonomi yang sangat mirip. Hasil masing-masing dengan demikian dapat dianggap sebagai ilustrasi perkiraan lintasan pembangunan.

Studi tersebut memberikan gambaran pertama aliran nitrogen yang mengandung limbah di kota-kota sub-Sahara. Laporan yang ada sejauh ini hanya memberikan penilaian sektoral parsial, yang berfokus pada pengelolaan limbah, sanitasi, atau pertanian.

[irp]

Sementara penelitian tersebut menunjukkan bahwa kehilangan nitrogen melalui sanitasi dan pengelolaan limbah sebagian besar melebihi aliran nitrogen yang mengandung limbah lainnya di kota-kota tersebut.

Oleh karena itu urin adalah sumber utama kehilangan nitrogen. Inisiatif pengumpulan urin untuk memungkinkan penggunaannya sebagai pupuk akan membuat sistem perkotaan lebih mandiri dan tangguh.

Hal ini akan meningkatkan penyediaan pangan regional dan mengurangi polusi air perkotaan akibat sanitasi, membuat sistem perkotaan lebih berkelanjutan.

Para peneliti menganggap bahwa mengatasi potensi daur ulang urin akan menjadi tindak lanjut yang bermanfaat untuk penelitian tersebut, yang artinya akan bermanfaat pula bagi masyarakat dan bumi.

[irp]

Sumber: newswise

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2