Menangkal Polusi Udara dengan Makan Sayuran

Klikhijau.com – Jika kamu adalah orang yang hobi makan sayur, maka bersyukurlah! Karena makan sayuran mengantarmu menuju hidup yang lebih sehat. Terlebih saat sekarang ini, di mana polusi udara men...

Menangkal Polusi Udara dengan Makan Sayuran
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Jika kamu adalah orang yang hobi makan sayur, maka bersyukurlah! Karena makan sayuran mengantarmu menuju hidup yang lebih sehat.

Terlebih saat sekarang ini, di mana polusi udara mengepung dari segala arah. Dan untuk menangkalnya agar kita terselamatkan dari paparannya adalah dengan memakan sayuran.

Hal tersebut telah dibuktikan oleh sebuah studi baru. Studi tersebut dipimpin oleh University of Delaware.

Studi itu telah menemukan bahwa meningkatkan asupan harian sayuran apiaceous, seperti seledri , wortel, dan peterseli dapat mengurangi efek polusi udara dalam tubuh kita.

Tentu saja hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutritional Biochemistry itu menjadi kabar baik. Terutama di saat banyak orang dilanda cemas karena polusi udara yang mulai tidak terhindarkan.

Menurut para ahli, sayuran seperti wortel, seledri dan lainnya  dapat melindungi tubuh dari akumulasi akrolein, iritasi paru-paru dan kulit dengan bau tidak sedap yang kuat, yang banyak ditemukan dalam asap rokok dan knalpot mobil atau motor.

Jae Kyeom Kim yang merupakan asisten profesor Kesehatan dan Nutrisi Perilaku di University of Delaware dan timnya. Telah  melakukan serangkaian tes laboratorium, mereka menganalisis bagaimana sayuran apiaceous mengurangi toksisitas yang diinduksi akrolein dan mengurangi stres oksidatif yang dipicu oleh zat berbahaya ini. .

“Penelitian Kim menemukan bahwa sayuran apiaceous mendukung detoksifikasi melalui peningkatan aktivitas enzim antioksidan,” kata Jillian Trabulsi, rekan penulis studi yang juga merupakan seorang profesor Nutrisi di University of Delaware.

“Hasilnya menunjukkan bahwa sayuran apiaceous dapat memberikan perlindungan terhadap kerusakan dan peradangan yang diinduksi akrolein karena di hati, sayuran meningkatkan konversi akrolein menjadi asam yang larut dalam air untuk ekskresi tubuh,” lanjutnya.

Perlu perubahan perilaku dalam pola makan

Pada langkah selanjutnya, para ilmuwan itu menyelidiki berapa jumlah dosis yang masuk akal untuk konsumsi manusia untuk mendapatkan manfaat penuh dari sayuran ini.

“Ketika kami menghitung ini, kami menentukan jumlah kalori harian sebenarnya dari sayuran apiaceous untuk manusia kira-kira 1 dan 1/3 cangkir per hari,” kata Profesor Kim.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2