Manfaat Seledri untuk Kesehatan, Detoksifikasi Hingga Turunkan Kolesterol

oleh -154 kali dilihat
Manfaat Seledri untuk Kesehatan, Detoksifikasi Hingga Turunkan Kolesterol
Seledri - Unsplash

Klikhijau.com – Di Indonesia, seledri sudah cukup familiar karena sering digunakan untuk penyedap masakan, salah satunya sayur sop.

Belakangan, seledri juga dikonsumsi dalam bentuk jus. Tanaman bernama latin Apium graveolens L. ini memiliki aroma yang khas dan kandungan kalori yang rendah sehingga aman dikonsumsi oleh orang yang sedang diet.

Selain rendah kalori, seledri ternyata banyak bermanfaat bagi kesehatan. Artikel ini akan membahas perihal seledri dan manfaatnya untuk kesehatan.

Klasifikasi Tanaman Seledri

Kingdom: Plantae

Subkingdom: Viridiplantae

Infrakingdom: Streptophyta

Super divisi: Embryophyta

Divisi: Tracheophyta

Sub divisi: Spermatophyta

Kelas: Magnoliopsida

Superord: Asteranae

Ordo: Apiales

Famili: Apiaceae

Genus: Apium L.

Spesises: Apium graveolens L.

KLIK INI:  Perlu Diketahui, Begini Penyebab Halitosis atau Bau Mulut
Morfologi Seledri

Tanaman seledri berakar tunggang tetapi berserabut yang menyebar ke samping sekira 5—9 cm dari pangkal batang tanaman. Akarnya dapat menembus tanah hingga kedalaman 30 cm.

Batang seledri mempunyai tinggi kurang dari 1 meter. Batangnya lunak dan tak berkayu, teksturnya bersegi dan beralur.

Batang seledri juga mempunyai ruas-ruas, tidak berambut, dan bercabang banyak. Tanaman seledri ini merupakan tanaman biji berkeping dua (dikotil).

Untuk duannya, seldri berdaun menyirip ganjil atau biasa disebut daun majemuk. Memiliki anak daun sekitar 3—8 helai dan tangkainya mempunyai panjang sekitar 1—2 cm. Tangkai daun berwarna hijau keputih-putihan dan helaian daunnya tipis. Panjang daunnya sekitar 2—7,5 cm dan lebarnya 2—5 cm.

manfaat seledri
Tanaman Seledri milik Kenny yang tumbuh subur di halaman rumahnya – Foto/Kenny

Seledri juga mempunyai bunga sekitar 8—12 buah kecil-kecil dan berwarna putih, biasnaya tumbuh pada pucuk tanaman yang sudah tua.

Di saban ketiak daun seledri bisa tumbuh sekira 3—8 bunga, dan pada ujung tangkainya membentuk bulatan. Mulanya berwarna hijau sebagai buah muda, kemudian berubah warna menjadi cokelat muda sebagai buah tua.

KLIK INI:  Temukan Kesehatan yang Lebih Baik dengan Cara Menanam Pohon
Manfaat tanaman seledri

Dilansir dari healthline, berikut ini beberapa manfaat seledri untuk kesehatan di antaranya

  1. Melawan Radikal Bebas (Detoksifikasi)

Seledri merupakan tanaman sumber antioksidan yang berfungsi untuk melindungi sel, pembuluh darah, dan organ dari kerusakan oksidatif.

seledri mengandung vitamin C, betakaroten, flavonoid, dan 12 jenis nutrisi antioksidan tambahan yang ditemukan dalam setiap tangkai seledri.

Selain itu, terdapat kandungan fitonutrien yang terbukti dapat mengurangi peradangan di saluran pencernaan, sel, organ-organ penting tubuh, dan pembuluh darah.

Biji seledri bermanfat untuk membant tubuh menetralisir racun dan merangsang sirkulasi darah ke sendi dan otot supaya lancar.

  1. Mengurangi peradangan

Ekstrak seledri dapat bermanfaat untuk memberikan antiperadangan atau antiinflamasi. Studi yang diterbitkan oleh Journal of Internal Medicine mengungkap bahwa mengonsumsi zat antiinflamasi seperti sayur, buahm dan kacang-kacangan secara rutin dapat menurunkan risiko meninggal karena penyakit kanker dan jantung.

KLIK INI:  Sebaiknya Jangan Lakukan Ini jika Perut Kosong, Berbahaya!
  1. Melancarkan pencernaan

Seledri juga mengandung serat sekira lima gram per satu gelas batang seledri. Serat ini berfungsi untuk melancarkan pencernaan dan menjaga perut tak mudah lapar. Penelitian juga menunjukkan ekstrak seledri dapat memerangi pembentukan luka pada jaringan usus.

  1. Membantu diet rendah kalori

Dilansir dari health, satu tangkai seledri berukuran besar kalorinya hanya tujuh kkal. Maka dari itu, seledri termasuk sayur rendah kalori sehingga cocok bagi yang sedang menjaga berat badan ideal.

Selain itu, dikutip dari buku Ramuan Herbal Penurun Kolesterol karya Hembing W, seledri mengandung minyak asiri, koumarin, isokuersetin, saponin, asparagin, apialkali, tirosin, dan manit yang dianggap efektif untuk menurunkan kadar kolesterol pada tubuh.

  1. Menambah pasokan nutrisi

Seledri mempunyai banyak kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh.

Dilansir dari Everyday Health, seledri mengandung vitamin A, C, K dan mineral potasium dan folat. Selain itu, kandungan kalium pada seledri juga tinggi, yakni lebih dari separoh kalium pisang yang banyak dikenal sebagai buah berkalium paling tinggi.

  1. Mengobati batuk

Melansir dari buku Memanfaatkan Tanaman Sayur Untuk Mengatasi Aneka Penyakit anggitan W.P Winarto, vitamin A, C, kalium, kalsium, fosfor, sodium, sulfur, dan natrium membuat seledri mampu mengobati batuk.

  1. Menetralkan asam

Seledri mengandung magnesium, zat besi daan natrium yang dapat menetralkan asam makanan yang kita konsumsi sehingga membantu mengatasi kenaikan asam dalam tubuh.

Sahabat hijau, kendati manfaat seledri sebetulnya sangat melimpah ruah, namun untuk menikmati ‘buah’ manfaat dari seledri mustinya harus dikonsumsi dengan porsi yang pas dan tetap menjaga pola makan, dan menjalankan gaya hidup sehat lainnya ya! Semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Makanan dengan Kalori Negatif dan Fakta Menarik di Baliknya