Melalui Komik Strip, Belantara Foundation Edukasi Harmoni Gajah dan Manusia

Klikhijau.com - Belantara Foundation melakukan edukasi dan kampanye digital mengenai gajah dan manusia hidup harmonis melalui komik strip di Instagram. Kegiatan ini berkolaborasi dengan komikus lin...

Melalui Komik Strip, Belantara Foundation Edukasi Harmoni Gajah dan Manusia
Bacakan Artikel

Total tayangan atau berapa kali konten kampanye digital ditampilkan, baik diklik maupun tidak, mencapai 85.198 kali.

Fabianus Bayu mengatakan bahwa kegiatan kolaborasi antara bidang konservasi alam dan bidang kreatif seperti ini kedepannya semakin banyak diperlukan.

Mengingat tantangannya adalah disinformasi dan tren yang bertentangan dengan konservasi alam juga dilakukan oleh kreator konten melalui media sosial.

“Semoga melalui pembuatan komik kolaborasi ini bisa ikut menyediakan media edukasi yang nantinya bisa diakses oleh siapa saja yang tertarik menyebarkan pesan konservasi alam. Atau memicu kreator lain untuk membuat versi terbaiknya lewat media dan style masing-masing” kata Fabianus.

Sementara itu, pendiri Biologeek, Iqbal Hariadi mengatakan bahwa banyak sekali generasi muda yang peduli akan pentingnya konservasi alam dan lingkungan serta satwa kunci seperti gajah sumatra, hanya saja sebagian besar belum ikut berpartisipasi.

“Kami dari Biologeek sangat senang dan bangga dapat berkolaborasi dengan Belantara Foundation dalam kampanye digital untuk mengenalkan gajah sumatra dan habitatnya di Lanskap Padang Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan melalui komik strip. Semoga ke depannya, akan lebih banyak generasi muda yang memahami pentingnya aksi konservasi melalui cara yang menyenangkan." tandas Iqbal.

Edukasi dan kampanye kali ini didukung oleh 6 influencers, 66 komunitas penggiat lingkungan, 3 media online berbasis lingkungan, yaitu greeners.co, trubus dan klikhijau serta 4 Universitas, yaitu Prodi Manajemen Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Riau, Fakultas Biologi Universitas Nasional dan Pendidikan Biologi FKIP Uhamka Jakarta.

Kantong Sugihan-Simpang Heran

Gajah sumatra (Elephas maximus sumatrensis), salah satu sub-spesies gajah asia yang masih bertahan di Pulau Sumatra. Dari masa purba (megalitikum) hingga hari ini, gajah memiliki hubungan istimewa dengan manusia di Pulau Sumatra. Masyarakat yang hidup berdekatan atau di sekitar habitat gajah, menghormati mamalia darat terbesar di Sumatra ini dengan menyebutnya “datuk”.

Pada saat ini, gajah sumatra semakin terancam, baik oleh perburuan (gading), dibunuh karena dianggap hama perkebunan dan pertanian, hingga hilang dan menurunnya kualitas habitat.

Populasi gajah sumatra  di alam saat ini tidak mencapai 2.000 individu. Mereka hidup dalam sejumlah kantong pada wilayah dataran tinggi hingga dataran rendah (pesisir), mulai dari Aceh, Sumatra Utara, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung dan Bengkulu.

Salah satu kantong gajah di Sumatra Selatan berada di Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yakni kantong Sugihan-Simpang Heran. Koridornya melalui kawasan konsesi PT. KEN [Kerawang Ekawana Nugraha], PT. SBA [Sebangun Bumi Andalas], PT. BAP [Bumi Andalas Permai], hingga PT. BMH [Bumi Mekar Hijau].

Tercatat sedikitnya 48 individu gajah liar hidup di kantong Sugihan-Simpang Heran, yang terbagi bagi dalam empat kelompok (keluarga).

Kantong gajah Sugihan-Simpang Heran bagian dari Lanskap Padang Sugihan, yang terdiri empat kantong gajah liar yakni kantong Cengal, Penyambungan, Sebokor, dan Sugihan-Simpang Heran. Luasnya mencapai 232.338,71 hektar. Sekitar 127 individu gajah liar yang hidup di Lanskap Padang Sugihan.

Kantong gajah Sugihan-Simpang Heran sangat penting bagi masa depan gajah sumatra. Sebab sejak proyek transmigran yang pemerintah lakukandi Air Sugihan pada 1982, sering kali terjadi konflik manusia dengan gajah. Hingga manusia dan gajah mengalami kerugian atau menjadi korban.

Tentang Belantara Foundation

Belantara Foundation adalah organisasi nirlaba global yang berbasis di Indonesia yang bekerja untuk melindungi lanskap Indonesia dengan membangun proyek keberlanjutan lokal di daerah-daerah yang disisihkan untuk konservasi, proteksi, dan pengembangan masyarakat berkelanjutan. Informasi lebih lengkap mengenai Belantara Foundation dapat dilihat di www.belantara.or.id.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2