Masker Penangkal Virus Corona, Teror Nyata Bagi Lingkungan

Klikhijau.com - Masker, tiba-tiba saja barang penutup hidung dan mulut itu hangat dibincangkan. Semua berawal dari merebaknya virus corona. Masker dianggap sebagai cara efektif jadi penangkal virus co...

Masker Penangkal Virus Corona,  Teror Nyata Bagi Lingkungan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Menurut kelompok lingkungan, masker yang dibuang telah menambah masalah dan juga meningkatkan kekhawatiran tentang penyebaran kuman.

Masuk limbah medis

"Kami hanya menggunakannya selama enam hingga delapan minggu terakhir, dalam volume besar. Dan kami sekarang melihat dampaknya terhadap lingkungan," kata Gary Stokes, pendiri kelompok lingkungan Oceans Asia.

Masalah sampah masker, sepertinya tidak akan melanda Hongkong, tapi hampir semua negara yang kini was-was oleh penyebaran virus corona.

Masker dianggap hal yang paling tepat dan murah untuk mencegah virus tersebut. Namun, jika tidak disikapi dengan baik. Bisa jadi dunia akan darurat masker sekali pakai.

Masker itu terbuat dari polypropylene, sejenis plastik, dan tidak akan cepat rusak, kata Tracey Read, pendiri kelompok Plastic Free Seas di Hong Kong.

"Orang-orang berpikir mereka melindungi diri mereka sendiri tetapi ini bukan hanya tentang melindungi dirimu sendiri, kamu perlu melindungi semua orang dan dengan tidak membuang topeng dengan benar, itu sangat egois."

Sementara itu, China yang diduga sebagai negara asal muasal virus corona mulai pula dipusingi dengan limbah penutup hidung dan mulut itu.

Seorang pejabat di Zona pengembangan Ekonomi mengatakan bahwa mereka mengumpulkan sekitar 200 kg hingga 300 kg masker yang dibuang setiap hari dari 200 tempat sampah yang disiapkan seperti yang ditulis Kompas.

Hal yang paling mengkhawatirkan dari masker yang dibuang disembarang tempat adalah bahwa menurut Otoritas Lingkungan dan Kesehatan, masker maupun alat pelindung lain terutama barang yang dipakai oleh tenaga medis dan orang yang terinfeksi virus, harus diperlakukan sebagai limbah klinis dan disterilkan sebelum dibakar pada suhu tinggi dengan alat khusus.

Jika masker penangkal virus corona berakhir di lingkungan dan laut, maka tentu masalah baru akan melanda.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2