Kaya Manfaat, Bunga Teratai Bisa Diolah Jadi Makanan

Klikhijau.com – Bunga teratai merupakan tanaman air yang tumbuh tegak dalam air yang tenang. Bunga ini sudah ada sejak zaman mesir kuno. Digunakan sebagai penghias taman dalam kolam. Ia memiliki bu...

Kaya Manfaat, Bunga Teratai  Bisa Diolah  Jadi  Makanan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Bunga teratai merupakan tanaman air yang tumbuh tegak dalam air yang tenang. Bunga ini sudah ada sejak zaman mesir kuno. Digunakan sebagai penghias taman dalam kolam.

Ia memiliki bunga yang indah, karenanya sering dijadikan sebagai tanaman hias. Namun, bunga teratai bagi  pemeluk agama Hindu adalah lambang kesucian.

Selain itu,  umat Budha juga menaru kepercayaan pada buah, bunga, dan tangkai bunga ini. Mereka menganggapnya sebagai simbol masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Umat Budha juga meyakini bahwa setiap warna yang dimiliki bunga teratai memiliki makna tersendiri (Lilik Istria, 2018).

Teratai memiliki beragam nama lokal, yakni seroia, terate, tarate, taratai besar. Dalam bahasa sansekerta disebut bunga padma. Sementara itu, dalam bahasa Inggris teratai disebut dengan nama water lily.

Tanaman bernama  latin Nelumbium Nelumbo Druce  tumbuh dengan   menjalar. Daun dan bunga keluar langsung dari rimpangnya yang terikat pada lumpur di dasar kolam atau tempat berawa.

Menurut Aziz Septian N H (2013) bunga ini memiliki helaian daun lebar dan bulat. Disanggah oleh tangkai yang panjang dan bulat berdiameter 0,5-1 cm, panjangnya 75-150 cm. Daun menyembul ke atas permukaan air, menjulang tegak seperti perisai. Permukaan daun berlilin. Memiliki  warna hijau keputihan dengan tepi yang tepi rata. Bagian tengah agak mencekung, tulang daun tersebar dari pusat daun ke arah tepi, diameter 30-50 cm.

Bunga teratai memiliki bunga yang  harum, tumbuh menjulang di atas permukaan air dengan tangkai bulat panjang dan kokoh, panjang tangkai bunga 75-200 cm. Diameter bunga 15-25 cm, benang sari banyak kepala sari kuning, mahkota bunga lebar, ada yang engkel dan ada yang dobel dengan warna merah jambu, putih dan kuning.

Bias jadi sumber pangan alternatif

Selain memiliki keindahan bunga dan menjadi tanaman untuk mengindahkan kolam, rupanya teratai memiliki manfaat lain, yakni bisa diolah menjadi makanan

Masyarakat Indonesia banyak memanfaatkan bijinya sebagai olahan tepung. Dari tepung  biji bunga ini kemudian dibuat menjadi berbagai macam kue tradisional, seperti kue cincin, pais, pipudak, dodol, wadai baceper, dan kue-kue tradisional lainnya.

Bukan hanya di Indonesia, Filipina dan India juga memanfaatkan tepung bunga teratai  untuk membuat roti, sedangkan di Cina diolah menjadi bubur.

Kandungan tepung  dari biji teratai cukup kaya, yakni mengandung karbohidrat sebanyak 92,35 persen, pati 3,106 persen, protein 2,49 persen, lemak 0,11 persen, abu 0,49 persen, dan air 4,56 persen. Tepung juga mengandung asam amino yang cukup lengkap, seperti leusina, lysina, aspartate, glutamate, serina, histidina, glysinia, theronina, arhinina, alanian, dan masih banyak lagi.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2