Inovasi Unik Kantor Pelayanan Publik, Muhammad Mario Ajak Pegawai-Masyarakat Bangun Kesadaran Hadapi Sampah

Klikhijau.com - Isu darurat sampah yang kian menumpuk, sebuah inovasi menarik hadir dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar. Uniknya, instansi yang berger...

Inovasi Unik Kantor Pelayanan Publik, Muhammad Mario Ajak Pegawai-Masyarakat Bangun Kesadaran Hadapi Sampah
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Isu darurat sampah yang kian menumpuk, sebuah inovasi menarik hadir dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar. Uniknya, instansi yang bergerak di bidang pelayanan ini kini memasang mesin pengolah sampah plastik sebagai upaya nyata mendukung program Wali Kota dalam memilah sampah.

Keberadaan mesin sampah di kantor pelayanan yang ramai dikunjungi masyarakat ini bukan tanpa alasan.

"Salah satu isu yang konsen ditangani pemerintah kota, program Bapak Wali Kota, bagaimana sampah ini bisa dipilah," ujar Muhammad Mario Kepala DPMPTSP.

[caption id="attachment_34856" align="aligncenter" width="1280"] Pengunjung yang memanfaatkan mesin daur ulang yang dipandu oleh pegawai DPMPTSP Makassar. (Foto: Arman/Klikhijau.com)[/caption]

Mesin daur ulang (Reverse Vending Machine) terpajang dan digunakan pengunjung kegiatan Festival Daur Bumi 2025, ssebuah panggung kolaborasi besar bagi gerakan lingkungan di Kota Makassar.

Digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, ajang ini resmi berlangsung di Gedung Manunggal, M. Jusuf, Jumat (12/12/2025). Kegitan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 12-14 Desember 2025.

Penguatan Gerakan Internal

Muhammad Mario menceritakan langkah awal dari dinas ini adalah membiasakan pegawai internal untuk memilah sampah, khususnya sampah plastik yang jumlahnya cukup banyak di lingkungan perkantoran. Mesin ini baru beroperasi sekitar tiga bulan, berfungsi sebagai sarana motivasi dan pembelajaran dan akan terus dikembangkan.

"Kami berpikir ini barangkali salah satu jalan keluar dan membiasakan teman-teman di kantor, khususnya dulu di internal kami, bagaimana memilah sampah dimulai dari plastik," tambahnya.

Mesin yang saat ini masih beroperasi secara manual, namun sudah menggunakan sistem digital untuk pendaftaran, memungkinkan pengguna (disebut "nasabah sampah plastik") untuk menyetorkan sampahnya.

Sampah Berbuah Reward

Yang menarik, dinas ini menyediakan sistem reward untuk memotivasi partisipasi.

"Ini ada reward-nya. Artinya, kalau misalnya dia memasukkan 100 hadiahnya apa? Dia memasukkan 500 hadiahnya apa?," ulas Mario sapaan akrabnya,

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2

Apa tanggapan anda mengenai berita ini

like 0
Like
dislike 0
Dislike
love 0
Love
funny 0
Funny
angry 0
Angry
sad 0
Sad
wow 0
Wow