Hujan Es, Peristiwa yang Lazim di Musim Pancaroba?

Air hujan yang awalnya cair itu tetiba saja jadi es Klikhijau.com – Hujan yang turun di Aceh Tengah selama 10 menit itu sungguh tak biasa. Jika selama ini hujan hanyalah butiran air, maka Ahad lalu...

Hujan Es, Peristiwa yang Lazim di Musim Pancaroba?
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Di level itulah uap air kemudian mulai membeku dan membentuk kristal-kristal es. Jumlah kristal es meningkat dengan cepat dan ukurannya membesar.

Jika semakin membesar, arus massa udara naik tak akan bisa lagi mengapungkannya. Jadilah kristal-kristal es itu berjatuhan.

Fenomena hidrometeorologi

Ketika jatuh kristal es itu akan melewati lapisan udara yang lebih hangat sehingga ia akan meleleh kembali menjadi cair dan turun sebagaimana hujan biasanya.

Akan tetapi ada kalanya kristal es itu melewati lapisan udara yang tetap dingin sehingga pencairan tak terjadi. Bahkan, menggumpal membentuk batu es.

Fenomeman hujan es disertai angin kencang yang terjadi di Aceh ini merupakan salah satu fenomena hidrometeorologi biasa. Kemungkinan akan terjadi setelah memenuhi beberapa syarat.

Azhar AP menulis di Indonesiainside.id, syarat utama, yakni hadirnya awan-awan konvektif atau awan hujan tumbuh di dalam awan Cb berada di lapisan atmosfer, lalu memiliki dasar awan yang sangat rendah, dan terakhir bila massa udara di bawah permukaan awan memiliki suhu yang sangat dingin.

Hujan es yang turun dari awan Cb menuju ke bumi tersebut lazimnya berbentuk kristal-kristal berukuran kecil atau mirip batu es kecil, akibat uap air yang terkumpul ketika berada di awan Cb pada lapisan atmosfer.

“Tentu jika tiga syarat itu, sudah terpenuhi. Maka besar kemungkinan hujan turun berbentuk seperti butiran es, setelah uap air tersebut berada di awan Cb. Saat itu hujan es sangat rawan terjadi,” ungkap Zakaria Ahmad

Zakaria Ahmad adalah Kepada Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Aceh. Menurutnya bencana hidrometeorologi merupakan peristiwa alam akibat terjadi perubahan faktor cuaca, seperti banjir, longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, angin kencang, puting beliung, dan lain sebagainya

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2