Gletser di Puncak Jaya akan Hilang, Indonesa Patut Berduka

Klikhijau.com – Sekali mencair, laju penyusutannya sulit dihentikan. Begitulah sifat gletser yang cukup rumit dan sensitif. Karena sifat sensitifnya itulah, sejumput gletser di Puncak Jaya, Papua m...

Gletser di Puncak Jaya akan Hilang, Indonesa Patut Berduka
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Sekali mencair, laju penyusutannya sulit dihentikan. Begitulah sifat gletser yang cukup rumit dan sensitif.

Karena sifat sensitifnya itulah, sejumput gletser di Puncak Jaya, Papua menyusut dalam waktu yang sangat cepat.

Gletser di Papua dikenal dengan Gletser Carstensz atau Carstensz Pyramid adalah badan es yang terletak di dekat Puncak Jaya. Sebuah gunung di Barisan Sudirman di daratan tinggi barat tengah Papua, Indonesia.

Mirisnya, gletser di Puncak Jaya merupakan gletser satu-satunya yang dimiliki Indonesia. Karenanya, jika “menghilang” maka Indonesia patut berduka.

Pada pekan ini, sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal milik National Academy of Science, Amerika Serikat mengungkapkan gletser tersebut bisa hilang dalam satu dekade ini.

Pada tahun 2004, penelitian citra satelit IKONOS di kawasan glasier Nugini menunjukkan bahwa dalam waktu dua tahun mulai 2000 sampai 2002, Gletser Carstensz telah kehilangan 6,8% permukaannya.

Pada tahun 2010 sebuah ekspedisi menemukan bahwa es di gletser setebal 32 meter (105 ft) dan menipis 7 meter (23 ft) setiap tahunnya.

Kondisi itu memperlihatkan ancaman nyata perubahan iklim yang kian mengancam. Padahal, keberadaan gletser di Puncak Jaya bisa dibilang sebagai harta karun geografis.

Kehadiran gletser di daerah tropis seperti Indonesia memberikan limpasan berharga bagi petani dan masyarakat sekitarnya.

Gletser ini mengalirkan sungai abadi yang aliran airnya akan terus ada sampai gletser itu sendiri hilang.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2