8 Alasan Kenapa Perubahan Iklim Berpengaruh Besar Terhadap Populasi Burung

Klikhijau.com – Burung adalah jenis satwa yang sangat rentan. Apalagi dengan adanya perubahan iklim yang semakin mencemaskan. Kehidupan burung sangat terpengaruh oleh perubahan iklim yang telah jad...

8 Alasan Kenapa Perubahan Iklim Berpengaruh Besar Terhadap Populasi Burung
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Burung adalah jenis satwa yang sangat rentan. Apalagi dengan adanya perubahan iklim yang semakin mencemaskan.

Kehidupan burung sangat terpengaruh oleh perubahan iklim yang telah jadi ancaman serius terhadap populasi burung.

Kita semua tahu, penyebab  perubahan iklim dominan didorong oleh aktivitas manusia. Aktivitas itu berupa pembakaran bahan bakar fosil, penggundulan hutan,  proses industri, tidak menghabiskan makanan hingga membuang sampah sembarangan.

Karena itu, perlu ada upaya konservasi  untuk mengurangi dampak perubahan iklim terhadap populasi burung. jika kita tidak ingin kehilangan satwa yang satu ini.

Upaya tersebut  dapat  melindungi dan memulihkan habitat, menciptakan koridor untuk migrasi spesies, dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap perubahan  iklim.

Lalu bagaimana perubahan iklim mempengaruhi populasi burung, berikut 8 alasannya:



  • Perubahan ketersediaan pangan



Perubahan iklim dapat mempengaruhi kelimpahan dan distribusi spesies mangsa dan tanaman yang diandalkan burung sebagai makanan. Misalnya, jika serangga muncul di awal tahun karena suhu yang lebih hangat tetapi burung tidak menyesuaikan pola migrasinya, mungkin ada lebih sedikit makanan yang tersedia untuk burung saat mereka tiba di tempat berkembang biaknya.

Kekurangan pangan atau makanan akan sangat mempengaruhi populasi burung. Karenanya, perlu menyiapkan makanan bagi mereka.



  • Peristiwa cuaca ekstrem



Peningkatan frekuensi dan tingkat keparahan badai, kekeringan, dan peristiwa cuaca ekstrem  dapat berdampak buruk pada populasi burung.

Peristiwa tersebut bisa berupa angin topan yang  dapat menghancurkan tempat bersarang, sedangkan kekeringan dapat mengurangi ketersediaan air dan makanan.

Selain itu, peristiwa lainnya, yakni berupa banjir dapat pula menghilangkan makanan dan tempat burung bersarang  dan mencari makanan.



  • Pergeseran habitat



Saat suhu naik, habitat banyak spesies burung bergeser. Misalnya, burung yang biasanya hidup di iklim yang lebih sejuk dapat bergerak lebih jauh ke utara atau ke tempat yang lebih tinggi. Hal ini dapat menyebabkan pemindahan, dan dalam beberapa kasus, burung mungkin tidak menemukan habitat baru yang sesuai, yang menyebabkan penurunan populasi.


  • Burung mengubah pola migrasi



Banyak burung mengandalkan isyarat khusus untuk migrasi, seperti suhu dan ketersediaan makanan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2