5 Alasan Kenapa Mengubur Sampah Anorganik adalah Pilihan Berbahaya

Klikhijau.com – Mengubur sampah anorganik masih banyak dilakukan oleh masyarakat. Masyarakat menganggap itu cara terbaik agar tidak berserakan mencemari lingkungan, agar tidak membuat pemandangan tamp...

5 Alasan Kenapa Mengubur Sampah Anorganik adalah Pilihan Berbahaya
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Mengubur sampah anorganik masih banyak dilakukan oleh masyarakat. Masyarakat menganggap itu cara terbaik agar tidak berserakan mencemari lingkungan, agar tidak membuat pemandangan tampak kumuh.

Namun, pilihan itu bukanlah pilihan yang bijak. Sampah anorganik yang tertimbun hanya tersembunyi dari pandangan mata, tapi tidak hilang dan tetap menebar ancaman berbahaya.

Mungkin kamu pernah menggali atau melihat galian tanah, pada saat menggali tanah kerap ditemukan sampah yang telah bertahun-tahun tertimbun.

Sampah anorganik yang tertimbun itu, sudah pasti akan memperlambat laju air meresap. Parahnya lagi, ketika digali bisa membahayakan. Apalagi jika sampah anorganik itu merupakan benda tajam, misalnya kaca atau aluminium.

Tidak terbatas di situ saja ancamannya, mengubur sampah anorganik juga berbahaya, karena:



  • Mencemari kualitas air tanah



Air tanah adalah air yang berasal atau terdapat dalam  tanah. Jika tanah telah tercemari oleh sampah. Maka sudah pasti akan tercemar pula airnya.

Jika kamu mengubur sampah anorganik ke dalam tanah, dengan maksud dan tujuan agar mudah terurai. Anggapan tersebut sungguh keliru.

Sampah anorganik, misalnya plastik atau kaleng yang mengandung logam berat seperti magnesium atau kalium, mereka ini tetap akan sulit terurai meski terkubur dalam tanah.

Tidak hanya itu, zat yang terdapat pada kaleng (magnesium atau kalium) yang berkarat dapat memicu terjadinya korosif.

Korosif ini nantinya akan terbawa ke dalam air tanah sehingga dapat mencemarinya. Mirisnya air tanah ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat, baik untuk keperluan mandi, mencuci atau memasak.



  • Menghasilkan zat berbahaya



Sampah anorganik, sudah bukan rahasia lagi jika mengandung zat-zat berbahaya. Jika sampah tersebut terurai, zat berbahaya yang dikandungnya tidak ikut hilang, justru sebaliknya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2