Produk Perikanan Sulsel Resmi Terbang ke Singapura

Klikhijau.com - Ekspor perdana produk perikanan Sulawesi Selatan akhirnya terwujud. Terwujudnya ekspor dengan tujuan Singapura itu berkat kerjasama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Bal...

Produk Perikanan Sulsel Resmi Terbang ke Singapura
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Ekspor perdana produk perikanan Sulawesi Selatan akhirnya terwujud. Terwujudnya ekspor dengan tujuan Singapura itu berkat kerjasama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu, Keamanan Hasil Perikanan Makassar, Dinas Perdagangan Sulsel dan PT. Angkasa Pura Logistik.

Ekspor perdana itu dilaksanakan, Rabu, 1 Desember 2021 melalui pesawat udara (direct flight). Olehnya itu, lokasi  yang dipilih  “meluncurkan” ekspor tersebut adalah Terminal Cargo Frieghter PT. Angkas Pura Logistik Makassar (Bandara Lama Sultan Hasanuddin)

Plt. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, suatu kebanggaan direct flight tujuan Singapura akhirnya dilakukan. Produk perikanan itu diharapkan setiap hari.

Karena hal itu berkesinambungan, ada setiap hari. Paling penting adalah berkelanjutan. Tingkat kenaikan kargo udara sekitar 30%. Dan tidak bisa dipungkiri, jika tidak dibuat saat ini, maka Sulsel akan kalah. Mengingat Makassar, Sulsel menjadi pintu di wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI).

"Untuk itu biarkan kita jadikan salah satu pintu IKM untuk KTI. Diharapkan ke depan ada digitalisasi transaksi, tinggal klik untuk order. Ke depan diharapkan hasil pertanian juga bisa diekspor. Sinergitas antara balai ikan dan pertanian bisa bersama-sama memajukan Sulsel melalui ekspor," tutur Andi Sudirman Sulaiman.

Tujuan dari Direct Flight Ekspor Komoditi Perikanan ke Singapura, untuk meningkatkan daya saing ekspor produk perikanan dari Sulsel di negara tujuan. Juga untuk mendukung kebijakan pemerintah melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di sektor kelautan dan perikanan.

Demi menumbuhkan ekonomi

Selain itu, manfaat dari direct flight ekspor ke negara tujuan untuk menumbuhkembangkan ekonomi perikanan di wilayah Sulsel. Juga ada efisiensi biaya operasional eksportir karena dapat memangkas biaya operasional, menjaga atau mempertahankan kualitas komoditas perikanan karena waktu tempuh yang lebih singkat.

Sementara itu, Kepala Balai Besar KIPM Makassar Sitti Chadidjah menjelaskan, dalam kegiatan direct flight yang difasilitasi oleh PT. Angkasa Pura Logistik Makassar ini memberikannya hal yang sangat positif terkait dengan peningkatan ekspor di Sulsel.

"Kita ketahui bersama di masa pandemi ini ekspor semakin menggeliat, semakin meningkat. Jadi, potensi Sulsel cukup besar terkait komoditi perikanannya," ujar  Sitti Chadidjah.

Fasilitas transpor direct flight yang diberikan ini diharap dapat dioptimalkan para pelaku usaha untuk meninggalkan ekspor juga meningkat kualitas.

"Tentunya tugas kami dari BKIPM Makassar memberikan jaminan mutu kesehatan yang akan dikonsumsi, sehingga ikan tersebut dapat diterima dengan kualitas yang bagus, bukan hanya cepat, tapi juga terstandar sesuai persyaratan atau ketentuan yang ditetapkan," tambahnya.

BKIPM dapat diakses secara online

Tidak hanya itu, sebagai official kontrol, BKIPM Makassar melakukan tugas menjemput bola untuk melakukan setiap saat terkait dengan pelayanan. Di saat ini pelayanan Balai Besar KIPM ini dapat diakses dengan sistem online. Para pelaku usaha dapat melakukan pelayanan cukup dari rumah tidak perlu kekantor sehingga memudahkan dalam peningkatan Ekspor.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2