Polusi Udara Jadi Ancaman Kesehatan Global Sepanjang Tahun Ini

Klikhijau.com – Ancaman yang mengintai manusia saat ini semakin beragam.  Khususnya ancaman bagi kesehatan. Selain dari makanan dan minuman yang mengandung zat kimia, ancaman polusi juga mulai sangat...

Polusi Udara Jadi Ancaman Kesehatan Global Sepanjang Tahun Ini
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Ancaman yang mengintai manusia saat ini semakin beragam.  Khususnya ancaman bagi kesehatan. Selain dari makanan dan minuman yang mengandung zat kimia, ancaman polusi juga mulai sangat mencemaskan. Bahkan World Health Organization (WHO) memasukkan polusi udara sebagai salah satu tantangan kesehatan global sepanjang 2019.

Ancaman polusi harus menjadi prioritas negara-negara di seluruh dunia. Meningkatnya penderita penderita kanker, penyakit paru-paru dan pernapasan, serta penyakit jantung di seluruh dunia diduga dalangnya adalah polusi udara.

Setiap tahunnya, menurut tempo.co, polusi udara menyumbang kematian tujuh juta orang karena kanker dan penyakit lainnya yang dipicu oleh polusi udara. Polutan mikroskopis di udara dapat menembus sistem pernapasan dan peredaran darah yang mengakibatkan kerusakan pada paru-paru, jantung, dan otak.

Sesuai data WHO, bahwa  sembilan dari sepuluh penduduk bumi menghirup udara yang terkontaminasi polusi setiap hari. Dalam tiga tahun terakhir, WHO mencatat tingkat polusi udara meningkat hampir dua kali lipat. Sebanyak 97 persen kota-kota di negara-negara berpenghasilan rendah memiliki kualitas udara buruk yang tidak memenuhi pedoman kualitas udara WHO.


KLIK INI: Waspada, Polusi Udara Meracuni dan Menghancurkan Hidup Jutaan Anak

KLIK INI: Selain Bisa Kurangi Risiko Depresi, Ini Manfaat Lain Berolahraga


"Polusi udara merupakan risiko lingkungan terbesar yang paling berbahaya bagi kesehatan," kata Direktur Umum WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. Saking berbahayanya, dia menyebutkan polusi udara sebagai 'the new tobacco'.

“Ketika kualitas udara menurun, risiko stroke, jantung, kanker paru-paru, dan penyakit pernapasan kronik dan akut, termasuk asma akan meningkat,” lanjutnya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2