Pesan Menohok Pendiri Limbah Pustaka di Momen HPSN 2022

Klikhijau.com – Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati setiap tanggal 21 Februari. HPSN 2022 mengambil tema “Kelola Sampah, Kurangi Emisi, Bangun Proklim”. Tema ini sangat menarik mengingat ma...

Pesan Menohok Pendiri Limbah Pustaka di Momen HPSN 2022
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati setiap tanggal 21 Februari. HPSN 2022 mengambil tema “Kelola Sampah, Kurangi Emisi, Bangun Proklim”. Tema ini sangat menarik mengingat masalah  sampah erat kaitannya dengan perubahan iklim.

Klikhijau menggelar diskusi live Instagramm @igklikhijau dengan Raden Roro Hendarti seorang pegiat bank sampah di Purbalingga. Ibu Roro (sapaan akrabnya) melakukan suatu inovasi menarik yakni dengan memadukan antara literasi dan edukasi lingkungan.

Karenanya, komunitasnya diberi nama “Limbah Pustaka”. Dalam bergerak mengelola sampah, Ibu Roro melibatkan semua anggota keluarganya sendiri. Jadi, suami dan anak-anaknya terlibat dalam memilah, mengelola bahkan menjemput sampah. Ini penting, sebab menurutnya kesadaran lingkungan harus dimulai dari diri sendiri dan dalam keluarga.

Namun demikian, hal paling mendasar yang perlu ditanamkan seorang pegiat sampah adalah rasa cinta dan tulus dan menjalankan aksi ini.

“Niat yang tulus dan iklas sangat penting agar kita bisa bertahan. Kalau langsung berpikir duitnya biasanya susah mas,” cerita Ibu Roro.

Setelah niatan kuat yang ikhlas dapat dibangun, keteladanan menjadi hal penting berikutnya.

[irp]

Keteladanan yang konsisten dilakukan Ibu Roro dan keluarganya kemudian menginspirasi orang-orang di sekitarnya. Dari waktu ke waktu, Limbah Pustaka tidak hanya ramai dikunjungi anak-anak yang ingin mengakses bacaan buku-buku, tetapi juga para warga yang terlibat dalam pengelolaan sampah.

Semangat kolaborasi di Limbah Pustaka sangat dijaga oleh Ibu Roro. Inilah kunci eksistensi Limbah Pustaka yang membuatnya eksis sampai hari ini.

Ibu Roro memang berorientasi pada pelibatan warga di lingkungannya. Misalnya, para nasabah di bank sampahnya telah melibatkan lebih dari separuh jumlah Kepala Keluarga di desanya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2