Perusahaan yang Tak Ramah Lingkungan, Perampas Hak Orang Lain

Klikhijau.com - “Air, udara, tanah, dan energi. Tempat semua perusahaan berpijak dan beroperasi adalah pinjaman dari anak-anak dan cucu-cucu kita sendiri dan pinjaman juga dari tanah air.” Pernyata...

Perusahaan yang Tak Ramah Lingkungan, Perampas Hak Orang Lain
Bacakan Artikel

Di depan pimpinan perusahaan yang hadir, Ma'ruf Amin juga menegaskan bahwa ketaatan ini harus dijaga. Karena jika terjadi pencemaran dan kerusakan lingkungan akibat operasi industri yang tidak ramah lingkungan. Maka pada hakikatnya sama dengan merampas atau mengabaikan hak orang lain.

"Tugas kita adalah menanam agar generasi mendatang bisa memetik buah yang baik, jangan sampai memuai badai dari upaya berburu keuntungan semata jangka pendek," Wapres Ma'ruf Amin.

Wapres juga menyayangkan masih terdapat perusahaan yang tidak taat dan termasuk peringkat merah dan hitam.

"Saya prihatin, masih ditemukan perusahaan yang dalam ketaatannya masih jauh dari harapan terutama yang masuk dalam peringkat hitam," ungkapnya.

Inovasi dan CSR

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Siti Nurbaya, menerangkan, berdasarkan hasil evaluasi terhadap 2.045 perusahaan.

[irp]

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: