Perihal Agama Hijau dan 6 Prinsip Mengenainya

Klikhijau.com – Agama Hijau atau greendeen adalah konsep beragama yang berpihak pada lingkungan. Konsep ini dicetuskan oleh Ibrahim Abdul-Matin melalui bukunya –greendeen-Inspirasi Islam dalam Menjaga...

Perihal Agama Hijau dan 6 Prinsip Mengenainya
Bacakan Artikel

Sesungguhnya tanda - tanda keberadaan Sang Pencipta ada di seluruh semesta, dan juga di sekeliling kita. Memperlakukan alam dengan buruk berarti mengingkari tanda - tanda Sang Pencipta.



  • Menjadi penjaga (khalifah) di bumi



Hidup mengikuti prinsip Agama Hijau berarti memahami bahwa Tuhan menciptakan kita dari tanah da kita harus melakukan apa pun untuk menjaganya, melindunginya, dan mengelola semua karunia yang terkandung di dalamnya dengan cara yang tidak merusak keseimbangan alam.

Khalifah Allah di muka bumi adalah orang yang mampu menjaga bumi dan menjadikan tempat yang lebih baik.



  •  Menjaga amanat tuhan



Mengikuti prinsip Agama Hijau berarti mengetahui bahwa kita dipercaya oleh Tuhan untuk bertindak sebagai pelindung bumi. Kepercayaan ini merupakan janji kita untuk melindungi bumi.

Kita mewujudkannya dengan anugerah kemampuan berbicara, pengetahuan, dan kebebasan untuk membuat pilihan. Tuhan telah memberi kita kemampuan untuk membuat keputusan atas bumi ini dan segala isinya.



  •  Memperjuangkan keadilan (adl)



Memperlakukan bumi selayaknya masjid berarti memperlakukan alam dengan cara yang seimbang dan adil ('adl).

Kita harus menerima peran kita sebagai pelindung planet ini dari berbagai tindakan dan perilaku yang merusak dan merugikan. Sekian lama bumi menjadi sasaran eksploitasi sebagian besar manusia yang mengejar kepentingan pribadi atau keuntungan material.

Gerakan keadilan lingkungan dan keadilan iklim muncul sebagai tanggapan untuk melindungi planet ini dan penghuninya dari akibat buruk polusi dan perubahan cuaca.

Orang yang ingin hidup mengikuti prinsip Agama Hijau harus memahami bahwa masyarakat yang tidak memiliki kekuatan politik dan ekonomi sering kali harus menanggung efek negatif pencemaran dan kerusakan lingkungan.



  •  Hidup selaras dengan alam (mizan)



Segala sesuatu diciptakan dalam keseimbangan yang sempurna (mizan). Memandang bumi sebagai masjid berarti menghormati keseimbangan ini.

Perhatikanlah matahari dan bulan , yang menandai siang dan malam. Ribuan tahun lamanya manusia memanfaatkan sistem yang seimbang ini untuk meningkatkan hasil panen dan untuk mengetahui kapan harus tidur, bekerja, dan beribadah.

Islam menunjukkan dan membuktikan keberadaan Tuhan yang Mahakuasa yang telah menciptakan manusia untuk menetap di lingkungan tersebut. Dia telah menciptakan bintang-bintang dan planet serta menempatkannya dalam orbit yang tepat dan teratur.

Tuhan telah menciptakan bidang energi tak kasat mata-gravitasi-untuk menjaga segala sesuatu tetap pada tempatnya di bumi. Dia telah menjadikan tumbuh-tumbuhan sebagai teman, pelindung, dan makanan untuk manusia.

Nah, sahabat hijau itulah enam prinsip Agama Hijau yang perlu diterapkan dalam kehidupan ini. Semoga memberi manfaat

Sumber:

Matin-, Ibrahim Abdul. 2010. –Greendeen-Insprasi Islam dalam Menjaga dan Mengelola Alam. Jakarta. Zaman

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2