Pembalakan Liar Mangrove Lantebung, Kado Pahit Makassar di Hari Bumi

Klikhijau.com โ€“ Suatu hari jelang senja di tahun 2018 lalu. Saya bertemu dengan Saraba, lelaki paruh baya yang tinggal di Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Makassar. Ia bercerita banyak hal periha...

Pembalakan Liar Mangrove Lantebung, Kado Pahit Makassar di Hari Bumi
Bacakan Artikel

โ€œTentu perusakan yang terjadi baru-baru ini menjadi semacam tamparan bagi banyak orang, di mana karya kita, jerih payah kita, dirusak oleh mereka padahal pemerintah kota sudah memberikan ruang yang cukup aman bagi kawasan mangrove di sana,โ€ ujar Amin.

kategori perlindungan terbatas

Padahal dalam peraturan daerah (Perda) RT RW Kota Makassar telah dijelaskan bahwa mangrove di Lantebung masuk dalam kategori perlindungan terbatas.

โ€œSehingga ketika ada yang melakukan perusakan, itu sudah sangat bertentangan dengan kebijakan pemerintah,โ€ katanya.

Tidak hanya Walhi yang mengecam, tetapi juga Yayasan Blue Forest, menurutnya Hutan Mangrove Lantebung merupakan hasil kerja sama dari berbagai pihak sehingga wajar jika banyak pihak yang merasa marah dengan kejadian ini.

โ€œKenapa saya begitu marah ketika Lantebung dibuat seperti itu, karena memang ini ancaman kita. Banyak sekali pihak yang masuk ke Lantebung untuk melakukan upaya konservasi dan perlindungan mangrove,โ€ ungkap Yusran Nurdin.

[irp]

Yusran merupakan bagian dari Yayasan Blue Forest. Baginya kejadian di Lantebung adalah keresahan bagi banyak pihak, bukan hanya masyarakat di Lantebung. Ini adalah keresahan bersama yang memang perlu untuk direspon dengan alat kebijakan, aturan dan intervensi pemerintah yang lebih kuat.

Saya membayangkan betapa kecewanya para aktivis lingkungan dengan adanya peristiwa itu. Terutama Saraba, lelaki paruh baya yang telah berjuang puluhan tahun demi lestarinya Hutan Mangrove Lantebung

โ€œYang jelas dan pasti kami dari berbagai komunitas peduli lingkungan sangat kecewa dengan kejadian ini. Karena usia pohon Mangrove yang ikut terangkat dengan akarnya itu usianya 30 hingga 40 tahun,โ€ kata Saraba, Jumat 17 April 2020 lalu.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: