Pembalakan Liar Mangrove Lantebung, Kado Pahit Makassar di Hari Bumi

Klikhijau.com โ€“ Suatu hari jelang senja di tahun 2018 lalu. Saya bertemu dengan Saraba, lelaki paruh baya yang tinggal di Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Makassar. Ia bercerita banyak hal periha...

Pembalakan Liar Mangrove Lantebung, Kado Pahit Makassar di Hari Bumi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Suatu hari jelang senja di tahun 2018 lalu. Saya bertemu dengan Saraba, lelaki paruh baya yang tinggal di Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Makassar. Ia bercerita banyak hal perihal Hutan Mangrove Lantebung. Tempat asyik yang ada di pesisir utara Makassar.

Saraba, merupakan orang yang berjuang melestarikan Hutan Mangrove Lantebung, Makassar. Dan hari ini, 22 April harusnya Saraba merayakan Hari Bumi dengan gembira. Sebab salah satu usahanya menyelamatkan bumi โ€˜hampirโ€™ berhasil dengan adanya Hutan Mangrove Lantebung.

Iya, setiap tanggl 22 April di tahun berjalan diperingati sebagai Hari Bumi. Perayaan hari bumi biasanya banyak diwarnai dengan aksi lingkungan.

[irp]

Namun, tahun ini Hari Bumi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Semuanya disebabkan oleh adanya pandemi Covid-19 yang menyerang.

Di Makassar misalnya, di mana Saraba menjadi warga, Hari Bumi biasa dirayakan dengan berbagai atraksi. Hanya saja tahun ini hal itu tidak lagi terwujud.

Meski begitu, Makassar tetap mendapat kado Hari Bumi. Kado yang miris tentunya. Sebab beberapa hari lalu terjadi pembalakan liar Hutan Mangrove Lantebung yang terletak di Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar

Kabar itu bukan hanya meresahkan, tapi juga mengancam kehidupan warga pesisir di sebelah utara Makassar itu.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: