Pegiat Lingkungan: Jokowi Periode II Harus Perhatikan Ekologi dan Isu Kerakyatan

Klikhijau.com โ€“ Presiden dan wakil presiden Indonesia baru saja dilantik. Joko Widodo dan Ma'ruf Amin akan memimpin untuk periode 2019-2024. Pegiat lingkungan meminta pemerintah untuk membenahi tata k...

Pegiat Lingkungan: Jokowi Periode II Harus Perhatikan Ekologi dan Isu Kerakyatan
Bacakan Artikel

โ€œKita berharap, Jokowi tak tersandera kepentingan parpol dan oligarki dalam menentukan siapa yang akan membantu dia di posisi menteri. Apalagi untuk menteri yang berkaitan dengan sumber daya alam seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian ATR/BPN dan Energi dan Sumber Daya Mineral,โ€ kata Beni.

Korupsi lingkungan

Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Merah Johansyah menjelaskan, ketika terjadi momentum kematian KPK akibat revisi UU makan korupsi pertambangan akan subur lima tahun mendatang.

Dari data Jatam kurun waktu 2014-2018, ada 23 kasus dugaan korupsi sektor pertambangan dengan estimasi total kerugian negara sebesar Rp 210 triliun di empat wilayah. Kasus tersebut salah satunya berada di area ibukota baru, yaitu di kawasan konservasi Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Kalimantan Timur.

Dinas Pertambangan dan Energi Kalimantan Timur tahun 2017 mencatat, perusahaan tambang batubara PT Multi Harapan Utama (MHU) di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur meninggalkan 56 lubang bekas tambang yang terserak.

Pada 15 Desember 2015, salah satu lubang di Kelurahan Loa Ipuh Darat Kilometer 14 menewaskan Mulyadi yang berumur 15 tahun. Data dari JATAM Kaltim sendiri telah mencatat 20 korporasi yang menyebabkan 32 anak meninggal dunia di kolam tambang, termasuk MHU.

[irp]

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: