Nuansa Ekologi Pisang Manurung dengan 4 Varian Olahannya Khas Makassar

Klikhijau.com - Saat masih kecil di kampung halaman, saya bisa menyaksikan tanaman pisang tumbuh di halaman rumah. Saat sore dan tidak ada cemilan, tinggal ambil galah sudah bisa menyasar satu tandang...

Nuansa Ekologi Pisang Manurung dengan 4 Varian Olahannya Khas Makassar
Bacakan Artikel
Wahdyuddin Yunus

Pendiri Jurnal Warung Kopi yang aktif sebagai pemerhati lingkungan sekaligus pegiat seni

Klikhijau.com - Saat masih kecil di kampung halaman, saya bisa menyaksikan tanaman pisang tumbuh di halaman rumah. Saat sore dan tidak ada cemilan, tinggal ambil galah sudah bisa menyasar satu tandang pisang. Kupas, kemudian potong 2 bagian lalu dicelup dalam bumbu tepung terigu. Pisang siap digoreng. Sudah menjadi kebiasaan di rumah makan pisang goreng berpadu dengan madu atau susu.

Seiring waktu saya baru tahu pisang goreng yang menjadi kesukaan kami sekeluarga adalah pisang kepok. Kedua orang tua saya dari suku Bugis menyebutnya 'utti manurung'. Bagi orang Makassar menamai dengan 'unti manurung'. Kedua penamaannya menjadi glosari flora dan Bugis Makassar.

Saya menemukan kembali ingatan pada tanaman pisang di kampung, saat mendatangi tempat yang menjadi pioner taman ekologi di Sulawesi Selatan. Letaknya di Kabupaten Gowa. Lokasinya bernama "sawahku" dengan nama beken 'Denassa Botanical Garden (DBG)', Tentu saja saya tidak sendiri, bersama rombongan 'keluarga kecil' Redaksi klikhijau kami melakukan kunjungan, Senin, 24 Januari 2020, kali ini yang dikemas dalam bingkai "Eksplorasi Flora".

Keberadaan tanaman pisang di sini untuk melengkapi ke anekaragaman hayati DBG. Dengan mengingat kembali pengetahuan biologi saat di SMA, Pisang adalah salah satu suku Musaceae yang berasal dari kawasan Asia Tenggara. Tanaman pisang ini ditasbihkan cocok untuk tumbuh di daerah tropis serta merupakan tanaman yang tidak musti menggunakan lahan luas.

Pisang dari buahnya, menjadi pilihan yang paling banyak disantap masyarakat dan sangat beragam. Kegemaran menyantap pisang, turut ditunjang dengan tumbuh suburnya tanaman pisang di Indonesia dengan jenis-jenis yang sangat beragam. Selain rasanya enak, nutrisi yang ada pada pisang sangat bagus untuk tubuh.

Jika dirunut ke belakang, tanaman pisang memiliki sejarah yang panjang. Sebagaimana dilansir dari buku "Membuat Aneka Olahan dari Pisang ( Peluang Bisnis yang Menjanjikan) yang ditulis oleh Mudjajanto, Eddy Setyo, dan Lilik Kustiyah (2008), tanaman pisang diulas sekilas dan ditemukan jejak awal sebagai pengakuan atas kehadirannya.

Menurut buku ini cikal bakal tanaman pisang (Musa sp) telah diproklamirkan sejak sebelum Masehi. Nama Musa diambil dari nama seorang dokter Antonius Musa pada zaman kaisar Romawi Octavianus Augustus (63 SM - 14 M), beliau selalu menganjurkan pada kaisarnya untuk makan pisang setiap harinya agar tetap kuat, sehat, dan segar.

[caption id="attachment_21371" align="alignnone" width="650"]Pisang Goreng, Olahan Pisang Paling Merakyat Pisang Goreng, Olahan Pisang Paling Merakyat-foto/Ist[/caption]

Pisang Manurung dalam bayang-bayang Pisang Kepok

Dihiasi sawah di sekitarnya, Denassa Botanical Garden (DBG) berkembang menjadi hunian berbagai jenis tanaman, terutama tanaman endemik di Indonesia. Dari sinilah keberadaan 'pisang manurung' menuai cerita demi mengukir penamaannya.

Jejak penamaan pisang manurung dalam penulisan kali ini didasarkan atas berkembangnya berbagai aneka jajanan kuliner berbahan pisang di Sulawesi Selatan. Selain itu tradisi turun temurun dan pengetahuan botani dalam pelajaran biologi ikut memberi alas penamaan buah berdasarkan bentuk buah atau daunnya. Termasuk didasarkan pada penemunya dan asal daerah tanaman buah tersebut.

Meski secara bahasa, pisang ini sering disebut pisang kepok, namun preferensi orang Bugis/Makassar menyebutnya 'utti manurung' atau 'unti manurung'. Penggunaan istilah lokalitas ini menjadi jalan masuk untuk menjejali kultur orang-orang yang memberi nama buah pisang tersebut. Termasuk nuansa ekologis yang melatarinya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2