Manfaat Petai Cina yang Jarang Diketahui, Cocok untuk Diet!

Klikhijau.com - Salah satu tumbuhan yang memiliki ragam khasiat mumpuni untuk ragam pengobatan adalah tanaman Petai Cina. Petai Cina adalah salah satu tanaman yang istimewa sebab mudah beradaptasi...

Manfaat Petai Cina yang Jarang Diketahui, Cocok untuk Diet!
Bacakan Artikel
Hamrani Hamid

Artikel terbaru dari Hamrani Hamid (lihat semua)

Belum ada artikel terbaru lain dari penulis ini.

Klikhijau.com - Salah satu tumbuhan yang memiliki ragam khasiat mumpuni untuk ragam pengobatan adalah tanaman Petai Cina.

Petai Cina adalah salah satu tanaman yang istimewa sebab mudah beradaptasi dengan cuaca dan kondisi tanah.

Tanaman yang di Sulawesi Selatan lebih familiar dengan nama kopi-kopi ini merupakan jenis polong-polongan yang berasal dari Meksiko dan sekitar Amerika Tengah. Ratusan tahun lalu diperkenalkan pertama kali di tanah Jawa.

Kemudian, menyebar ke daerah-daetah lain di Indonesia dengan nama yang berbeda-beda. Di daerah Gowa,Sulawesi Selatan dilabeli kopi-kopi.

Tanaman perdu dari kelas Magnoloiopsida yang berasal dari Family Fabaceae ini bernama latin Leucaena Leucocephala.

Menurut Founder Rumah Hijau Denassa (RHD), Darmawan Denassa, kopi-kopi bahkan dijadikan campuran kopi oleh orang-orang dulu. Tujuannya agar menghasilkan kopi dengan aroma yang lebih pahit dan lebih gurih, sehingga mampu memanjakan lidah para penikmat kopi di masa itu.

[irp]

Morfologi

Pohon Petai Cina terbilang tanaman berpostur tidak besar, tinggi sekitar 3-10 meter. Memiliki akar  yang kokoh . Akarnya yang menembus kedalaman tanah yang tinggi, membuat tanaman ini tidak mudah tumbang ataupun roboh meskipun diterpa oleh angin.

Barangkali tidak banyak yang mengetahui bahwa batang pohon Petai Cina yang masih muda bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak, seperti, kambing, sapi dan domba. Sedangkan batang dan pohon yang sudah tua kerap dijadikan sebagai kayu bakar untuk memasak dan juga dijadikan bahan dasar pembuatan meubel karena batangnya yang terbukti sangat keras dan kuat.

Pada bagian daun menyirip rangkap, ujungnya  runcing, mirip daun asam, pangkal daunnya miring dan terdapat rambut-rambut halus pada permukaan daun. Selain itu, daunnya memiliki beberapa khasiat, seperti, mampu menghilangkan gatal-gatal, menyembuhkan luka, menyembuhkan kulit kering dan kemerahan.

Bagian bunga tanaman ini berbentuk bongkol (bunga-bunganya bergerombol pada satu permukaan yang tak bergagang). Ada sekitar 100 sampai 150-an kuntum bunga pada beberapa bongkol yang tersusun rapi. Membentuk bulatan dengan warna putih kekuning-kuningan. Diameternya sekitar 10 hingga 22 mm, mampu memanjakan mata yang melihatnya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2