Mudik Lebaran Menyisakan Lonjakan Emisi Karbon

Klikhijau.com โ€“ Mudik lebaran tahun 2022 ini memang semarak dan terbilang padat merayap. Setelah dua tahun lamanya karena pandemi Covid-19 pemerintah melarang mudik lebaran, mudik kali ini seolah pela...

Mudik Lebaran Menyisakan Lonjakan Emisi Karbon
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Mudik lebaran tahun 2022 ini memang semarak dan terbilang padat merayap. Setelah dua tahun lamanya karena pandemi Covid-19 pemerintah melarang mudik lebaran, mudik kali ini seolah pelampiasan rindu yang lama tertahan.

Sayangnya, lonjakan mudik lebaran 2022 menyisakan beban emisi karbon. Data Jasa Marga misalnya mencatat jumlah kendaraan yang bergerak dari Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerangย untuk mudik Lebaran 2022 mencapai rekor tertinggi, yaitu 1.757.837 kendaraan sejak H-10 hingga H-1 atau 22 April hingga 1 Mei 2022.

Data ini menunjukkan adanya lonjakan emisi yang signifikan sebagai dampak dari pemakaian kendaraan arus mudik.

Seperti diketahui, umumnya kendaraan pemudik Lebaran adalah kendaraan pribadi.

Dikutip dari ForestDigest, terdaat sekira 945.000 kendaraan (53,8%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 484.653 kendaraan (27,6%) menuju arah Barat (Merak) dan 328.184 kendaraan (18,7%) menuju arah Selatan (Puncak).

Lonjakan kendaraan ini naik 9,5% dibandingkan Lebaran 2019โ€”tahun sebelum pandemi Covid-19. Ini juga berarti bawa tradisi mudik di Indonesia telah menjadi rutinitas tahunan yang telah membudaya.

[irp]

Lonjakan emisi karbon

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: