Misi Kemanusiaan untuk Palestina pada Semangkuk Sup Konro

Klikhijau.com - Sup konro adalah salah satu warisan kuliner Indonesia yang telah mendunia. Masakan berbahan dasar tulang atau dalam bahasa Bugis 'konro' ini merupakan makanan khas Bugis-Makassar, Sula...

Misi Kemanusiaan untuk Palestina pada Semangkuk Sup Konro
Bacakan Artikel

"Awalnya saya jual untuk donasi, tapi ternyata banyak yang suka dan minta saya tetap jualan sup konro. Akhirnya keterusan sampai sekarang," tutur anak dari Tahang dan Suruga (almarhumah) ini.

Pemuda loyal ini, berharap misi kemanusiaannya bisa sedikit membantu meringankan beban saudara Muslim di Palestina. Apalagi dengan isu Palestina yang mendunia di berbagai media pemberitaan. Membuatnya berharap banyak generasi muda yang tergerak hatinya untuk turut andil membantu masyarakat Palestina.

"Selain karena kita seiman, penjajahan yang dilakukan oleh zionis Israel adalah kejahatan kemanusiaan yang harus dihentikan," tegasnya berkaca-kaca

Elfianto juga tak segan berbagi resep keluarganya itu. Berikut bahan dan cara pembuatan sup konro ala keluarganya

Bahan dan Cara Pembuatan

Bahan dasar sup konro, yakni tulang. Dengan tambahan berbagai rempah-rempah pilihan yang tentunya tersedia di tanah Sulawesi. Seperti serai, lengkuas, bawang putih, bawang merah, kemiri. Dengan bumbu tambahan, penyedap rasa, merica, ketumbar, dan jintan. Untuk menambah gurihnya kuah sup konro, biasanya ditambahkan santan.

Pertama-tama, tulang sapi atau kuda yang telah dibersihkan dimasak hingga daging yang melekat pada tulang melunak. Kurang lebih tiga jam dimasak pada api sedang. Selagi tulang dimatangkan, biasanya Elfianto mengolah rempah-rempah yang telah disiapkan. Lalu membuat kuah sup konro.

Cara penyajiannya juga sederhana. Potongan konro akan ditaruh di dalam wadah seperti mangkuk. Lalu disirami kuah. Kemudian dibaluri daun bawang dan bawang goreng. Sup konro selalu akrab dengan nasi atau ketupat. Nikmat dan mengenyangkan.

Sejarah sup konro

Konon, sup konro menjadi hidangan wajib bagi masyarakat di Kota Makassar. Yang berbahan dasar tulang kerbau. Disajikan pada acara-acara besar tertentu yang berlangsung di kalangan suku Bugis. Saat pelaksanaa ritual suku Bugis, masyarakat akan memotong kerbau kemudian bagian tulang dimasak dengan bumbu sederhana.

Barulah awal tahun 90-an, masyarakat Makassar mempopulerkannya dengan daging sapi dan kuda. Variannya juga kini beragam, selain yang berkuah, kini konro juga disajikan dengan dibakar lalu dibaluri bumbu kacang. Dengan tetap menggunakan rempah-rempah yang kaya rasa.

Khasiat mengonsumsi konro

Bukan hanya sebagai kuliner khas masyarakat Bugis-Makassar. Konro juga mengandung beragam khasiat yang bermanfaat untuk tubuh. Perpaduan komponen bahan-bahan yang menjadi bumbu wajib sup konro berkolaborasi dalam satu mangkuk saat disajikan.

Perpaduan rempah-rempah pada konro akan menghadirkan aroma, cita rasa, tekstur, dan penampakan secara keseluruhan yang menggugah selera. Sehingga kombinasinya satu sama lain akan memberikan sensasi baru yang dapat meningkatkan selera, daya tarik, dan ke-khasan olahan konro.

Sejak dahulu kala tanaman atau rempah-rempah khas dari tanah Indonesia dikenal mengandung berbagai macam komponen aktif yang sangat besar perannya dalam penciptaan khasiat pada tubuh. Itulah mengapa Jepang menjajah Indonesia hanya demi menguasai tanahnya yang subur yang dengan mudah ditumbuhi tanamanan-tanaman yang berkhasiat.

Rempah-rempah yang berpadu dalam semangkuk sup konro ini mengandung zat anti oksidan, antibakteri, antikapang, dan antibiotik, sehingga sangat besar khasiatnya untuk pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan di dalam tubuh.

Jadi, buat kamu yang berdomisili di Kabupaten Bulukumba, boleh langsung datang ke Rumah Konro. Kamu bisa menikmati semangkok sup konro sembari ikut menjalankan misi kemanusiaan dengan berdonasi untuk Palestina.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2