Milenial dan Generasi Z harus Melek Isu Lingkungan

Klikhijau.com – Apakah Anda termasuk kategori muda (milenial atau generasi Z)? Betapa beruntungnya Anda! Mengapa? Saat ini (khususnya di Indonesia), Anda telah menjadi klaster paling dominan secara...

Milenial dan Generasi Z harus Melek Isu Lingkungan
Bacakan Artikel

Edo mengingatkan, keterlibatan langsung klaster muda saat ini dalam aksi-aksi lingkungan belum sepenuhnya atas satu kesadaran kuat.

“Dengan apa Anda terlibat atau hadir di acara hari ini misalnya? Apakah karena diajak teman? Atau karena memang peduli pada realitas yang terjadi? Apakah Anda terlibat pada isu lingkungan karena telah merasakan dampaknya? Atau justru Anda termasuk pelaku pengrusakan?” demikian Edo Rahman menggugah para peserta aksi “jaga laut”.

Edo mengingatkan betapa masalah lingkungan telah menjadi isu fundamental yang harus direspons oleh anak-anak muda. Menurutnya, sudah saatnya anak muda ikut bersuara dan mendominasi sosial media tentang krisis lingkungan dan bagaimana memberi solusi.

Hal ini penting, mengingat diskursus mengenai lingkungan belumlah menjadi isu teratas dalam narasi di sosial media dan pemberitaan media. Di Indonesia, isu-isu seputar politik, infrastruktur dan kesejahteraan sosial masih jadi narasi teratas.

“Coba saja, Anda bukan instagram dan sebutkan 3 informasi yang pertama kali muncul di laman Anda?”  Menurut Edo, kebanyakan anak-anak muda akan disesaki informasi-informasi seperti promosi bisnis, info selebriti dan lainnya.

Beberapa peserta dalam diskusi di forum “Jaga Laut Makassar” membenarkan. Laman instagram mereka memang sepi dari isu-isu lingkungan.

Mengapa begitu? Sebab, faktanya, tegas Edo Rahman, anak-anak muda sangat jarang membagikan hal-hal tentang lingkungan. Atau mengikuti pemberitaan mengenai kerusakan lingkungan, mengenai sampah, perubahan iklim atau aksi pemulihan lingkungan.

“Saatnya aktif melakukan kampanye lingkungan dan sosial media adalah ruang paling efektif. Anda dapat mengaitkan isu-isu viral di sosial media dengan narasi mengenai lingkungan. Jadi lebih kreatif,” jelas Edo.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2