Menyulap Ban Motor Bekas Jadi Rak Buku yang Menarik

Klikhijau.com – Ban motor bekas bagi Hendri dan kawan-kawannya adalah media permainan yang menyenangkan. Setiap pulang sekolah, mereka biasanya bermain padende di jalan. Padende adalah permainan tradi...

Menyulap Ban Motor Bekas Jadi Rak Buku yang Menarik
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Ban motor bekas bagi Hendri dan kawan-kawannya adalah media permainan yang menyenangkan. Setiap pulang sekolah, mereka biasanya bermain padende di jalan. Padende adalah permainan tradisional bagi anak-anak dengan memanfaatkan ban motor bekas.

Padende merupakan permainan dengan menggelindingkan ban motor bekas dengan cara dipukuli menggunakan ranting kayu. Gelindingannya itu akan terus diikuti, semakin keras pukulan gelindingannya akan semakin melaju pula dan anak-anak yang mengikutinya akan berlari kencang pula.

Ranting kayu yang digunakan menggelindingkan ban motor bekas itu, juga berfungsi sebagai rem. Caranya cukup menekan ranting kayu ke ban yang menggelinding. Ban umumnya akan berhenti dan anak-anak yang padende akan berhenti pula berlari.

Meski biasa dijadikan media permainan oleh anak-anak, ban bekas lebih banyak diabaikan. Dibiarkan terbuang saja ke lingkungan. Apalagi dunia anak-anak sekarang sudah semakin disesaki oleh berbagai permainan, khususnya permainan (game) menggunakan gawai.

Pemanfaatan lainnya di tangan petani, khususnya petani buah naga, ban bekas acap dijadikan media rambat untuk tanaman buah naga. Sebagian masyarakat menggunakannya sebagai pot.

Pemanfaatan ban motor bekas memang belum terlalu masif, sementara pengguna kendaraan motor semakin hari semakin meningkat. Artinya limbah ban bekas akan semakin menumpuk pula.

Ban bekas merupakan salah satu jenis sampah yang sulit terurai. Itu karena bahan baku ban adalah karet butadiene dan styrene yang dibuat secara kopolimerisasi (Surdia dan Saito, 1999).

Bisa jadi minyak

Rupanya ban bekas juga bisa diproduksi menjadi minyak. Hal ini dibuktikan oleh Ela putra dkk, (2016) yang memproduksi minyak dari ban bekas dengan perbedaan suhu mempengaruhi hasil produk, yaitu char, minyak, dan gas.

Sementara itu, Naibaho dkk (2015) , Salah satu kandungan karet ban yaitu jenis polystyrene (polimer sintesis) melalui proses pengkrekahan dapat digunakan sebagai bahan memproduksi bahan bakar cair.

Hasil studi lain  belum lama ini dilakukan oleh Insinyur di RMIT University di Australia mengembangkan jenis beton baru dari limbah ban bekas.

Para insinyur di RMIT menegaskan bahwa ban bekas dapat menggantikan semua bahan berbatu yang digunakan dalam pembuatan beton.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2