Menyelami Sensasi Ketakjuban

Klikhijau.com - Cuaca cerah dalam suatu penerbangan siang dari Makassar ke Jakarta membuat laju pesawat jadi tenang seolah tak bergerak. Dalam suasana baik dan menenangkan itu, rasa kantuk dan letih u...

Menyelami Sensasi Ketakjuban
Bacakan Artikel

Ya, berjuta hal menakjubkan dalam hidup. Sebagaimana kita berjumpa banyak orang yang juga menakjubkan dalam interaksi di keseharian. Bahkan seorang yang menyebalkan, rasanya juga punya sisi menawan dan rasanya cukup untuk kita sedikit takjub jika ditelisik kembali. Sebegitu banyak hal yang menakjubkan, sebegitu seringpula kita melupakan. Sebanyak yang kita lupakan, seintens itupula kemampuan kita mengaktivasi rasa takjub seiring waktu berkurang.

Hilangnya rasa takjub pada hal-hal yang sifatnya satisfaction membuat kita menjadi manusia yang melulu hidup karena ambisi ala kapitalis. Suatu cara pandang yang dalam istilah John Green “Anthropocene” (antroposentis). Hidup kita kehilangan daya memakna. Terciptalah suatu jurang yang menganga antara kita sebagai manusia, kosmos, benda-benda di sekitar kita dan terutama pada kisah-kisah yang membersamai kita di jagad kehidupan. Tidak sedikit di antara kita, mungkin hanya sibuk menyusun impian yang melulu tentang uang dan kerhasilan material lainnya—suatu impian hambar menjadi manusia.

Tepat ketika tulisan ini selesai, saya mengalihkan kebersadaran untuk memberi perhatian tertinggi pada upaya mengaktivasi ketakjuban. Rasanya, ketakjuban yang lebih tajam adalah puncak-puncak rasa syukur yang terus menerus perlu dirayakan. Menghadirkan ketakjuban pada kehidupan sama dengan memberi ruang pada hal-hal ajaib bernama kebaikan.

Pesawat sebentar lagi mendarat di Bandara Soekarno Hatta Tangerang Banten, ketakjuban sederhana yang juga tak terlupa hari ini adalah menuntaskan artikel ini dalam sekali duduk. Ini perjalanan Makassar-Jakarta dengan durasi tersingkat yang pernah saya rasakan. Senyum lebar menyertai, syukur tiada batas. Rasanya, dengan mengaktivasi ketakjuban, kosakata “bahagia” senantiasa membersamai.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2