Mengulik 13 Fakta Menarik Tentang Gajah yang Jarang Terungkap

Klikhijau.com โ€“ Gajah berperan penting dalam pelestarian hutan. Ia berperan dalam keseimbangan ekosistem di hutan. Di dunia ini diduga kuat hanya ada dua spesies gajah, yakni gajah Afrika dan gajah...

Mengulik 13 Fakta Menarik Tentang Gajah yang Jarang Terungkap
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Gajah berperan penting dalam pelestarian hutan. Ia berperan dalam keseimbangan ekosistem di hutan.

Di dunia ini diduga kuat hanya ada dua spesies gajah, yakni gajah Afrika dan gajah Asia. Satwa ini tidak hanya memiliki tubuh berukuran jumbo, tetapi juga memiliki masa hidup yang cukup panjang, yakni dikisaran 60 hingga 70 tahun.

Banyak hal menarik ย dari hewan famili Elephantidae dan ordo Proboscidea ini yang perlu diketahui. Sebab faktanya bukan hanya jadi hewan darat tertebar, tetapi banyak fakta menarik tentangnya yang saying jika tak diketahui.

Berikut ini, 13 fakta menarik dari gajah di lansir dari treehugger:

[irp]



  • Gajah terkait dengan rock hyrax



Sangat mengejutkan untuk mengetahui bahwa kerabat terdekat gajah yang masih hidup adalah hyrax batu, herbivora kecil berbulu asli Afrika dan Timur Tengah yang terlihat mirip dengan hewan pengerat. Hewan lain yang berkerabat dekat dengan gajah termasuk manatee dan dugong (mamalia laut yang terlihat seperti manatee).

Terlepas dari penampilannya, hyrax masih memiliki beberapa ciri fisik yang sama dengan gajah. Ini termasuk taring yang tumbuh dari gigi seri mereka (dibandingkan kebanyakan mamalia, yang mengembangkan taring dari gigi taring mereka), kuku yang rata di ujung jari mereka, dan beberapa kesamaan di antara organ reproduksi mereka.

Manatee, hyrax batu, dan gajah memiliki nenek moyang yang sama, Tethytheria , yang mati lebih dari 50 juta tahun yang lalu. Itu sudah cukup lama bagi hewan untuk menempuh jalur evolusi yang sangat berbeda. Meskipun mereka terlihat dan berperilaku berbeda, mereka tetap berhubungan erat.



  • Sangat berisiko



Semua gajah dalam bahaya . Gajah Asia terancam punah dan gajah Afrika rentan. Ancaman utama terhadap gajah adalah hilangnya habitat, fragmentasi, dan degradasi.

Gajah juga menghadapi ancaman manusia. Saat petani merambah habitat gajah untuk bercocok tanam, konflik antara hewan dan manusia telah menyebabkan pembunuhan pembalasan terhadap gajah. Gajah Asia khususnya, yang menghuni salah satu wilayah terpadat di planet ini. Tidak dapat hidup berdampingan dengan populasi manusia yang terus bertambah.

[irp]



  • Bisa mendengar melalui kakinya



Gajah memiliki indra pendengaran yang baik dan kemampuan mengirimkan vokalisasi jarak jauh. Mereka membuat berbagai suara , termasuk mendengus, mengaum, menangis, dan menggonggong. Tetapi mereka juga berspesialisasi dalam gemuruh frekuensi rendah dan mampu menangkap suara dengan cara yang tidak biasa.

Caitlin O'Connell-Rodwell, ahli biologi di Stanford University, menemukan bahwa vokalisasi frekuensi rendah dan hentakan kaki gajah beresonansi pada frekuensi yang dapat dideteksi oleh gajah lain melalui tanah.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: