Mengenal Perbedaan 3 Timun Paling Populer; Timun Jepang, Timun Lokal dan Zucchini

Klikhijau.com – Timun atau mentimun, sayuran buah satu ini termasuk yang paling familiar di Indonesia. Rasanya yang menyegarkan disebabkan oleh kandungan air yang banyak pada buah sayur ini mencapai 9...

Mengenal Perbedaan 3 Timun Paling Populer; Timun Jepang, Timun Lokal dan Zucchini
Bacakan Artikel

Menu makanan populer di Indonesia yang menggunakan timun lokal antara lain adalah gado-gado, acar, dan acar. Mentimun lokal nikmat disajikan mentah atau matang dan dimakan dengan olesan sambal.

Adapun ciri khas dari jenis satu ini antara lain, berwarna hijau dengan adanya larik-larik putih kekuningan. Daging buahnya cenderung transparan dan memiliki biji yang cukup banyak. Rasa mentimun lokal juga cenderung tawar.

Menariknya, mentimun lokal dapat dimakan begitu saja juga efektif sebagai bahan rujak. Buah sayur ini mengandung 95% air dan megandung lemak, protein, kalori dan berbagai jenis vitamin seperti, vitamin K, vitamin A, vitamin C dan zat besi.

Satu buah mentimun lokal mengandung kalori 15 kcal dan protein 0,7 gram.

Konsumsi mentimun lokal akan membuat kamu legah dan terbebas dari dehidrasi. Bahkan sejumlah penelitian menyebut, buah sayur ini juga dapat menyehatkan jantung, membersihkan gigi dan gusi. Juga dipakai sebagai bahan alami untuk kecantikan yakni sebagai bahan masker alami yang dapat melembabkan kulit

Caranya? Letakakan beberapa irisan timun lokal pada wajah, lalu diamkan sekitar 10 sampai 15 menit sebelum dibilas menggunakan air bersih. Adapula yang menggunakannya dengan menghaluskannya lalu dioleskan ke wajah sebagai masker.



  • Zucchini



[caption id="attachment_16400" align="alignnone" width="640"]Timun zucchini Timun zucchini - Foto/Pixabay[/caption]

Berbeda dengan dua jenis sebelumnya, Zucchini atau courgette memiliki rasa yang lebih manis dan tekstur yang renyah. Ada yang beranggapan bahwa Zuccini sama saja dengan timun Jepang, padahal sesungguhnya beda.

Kebanyakan orang mengira bahwa zucchini itu adalah timun Jepang, tetapi sebenarnya kedua sayuran tersebut sangatlah berbeda. Zucchini dikenal juga sebagai terong Italia.

Ciri khas lainnya adalah Zucchini tidak selonjong jenis timun lainnya. Jika dipegang, permukaan kulit zucchini terasa kering dan kasar.

Rasa zucchini lebih manis dan sedikit lebih pahit dibandingkan dua timun sebelumnya. Biasanya zucchini diolah sebagai tempura, salad, pasta, maupun dipanggang.

Nah, kandungan gizi zuccini ternyata berbeda dengan kedua serumpunnya, diantaranya zucchini fosfor, magnesium, zat besi dan lutein. Pada satu buah zucchini terdapat kandungan nutrisi berupa kalori 16 kcal dan protein sebesar 1,2 gram.

Bagaimana dengan manfaatnya? Konsumsi zucchini ternyata dapat membantu menyembuhkan asma, menurunkan tekanan darah, mencegah kanker, hingga menurunkan kolesterol.

Selain ketiga jenis tersebut, sebenarnya masih ada jenis lainnya yang mungkin sering atau pernah Anda konsumsi antara lain Mentimun watang, mentimun wuku dan mentimun suri atau bonteng suri.

Mentimun watang sedikit berbeda dengan mentimun biasa. Kulit buah mentimun ini lebih tebal dan agak keras. Warna buah saat muda hijau keputih-putihan. Sementara, ketika sudah tua, warna buah berubah menjadi kuning tua.

Mentimun wuku, kulitnya agak tebal. Warna buah mentimun wuku saat muda adalah kuning kecokelatan. Semakin tua, buah akan berubah warna menjadi cokelat.

Sedangkan, mentimun suri atau bonteng suri bentuknya lebih besar. Bahkan bisa mencapai 10 kali lebih besar daripada timun umumnya. Bentuknya lonjong atau oval.

Itulah penjelasan mengenai 3 mentimun yang populis di Indonesia dan cara membedakannya dengan timun lainnya. Semoga bermanfaat!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2