Mengapa Monstera Memiliki Lubang? Jawaban Ini Semoga Memuaskan Anda!

Klikhijau.com – Mengapa Monstera memiliki lubang? Lantaran lubangnya ini pula, di Indonesia tanaman ini dinamai ‘Janda Bolong’ alis Janbol. Banyak spekulasi perihal ini, tetapi peminatnya menginginkan...

Mengapa Monstera Memiliki Lubang? Jawaban Ini Semoga Memuaskan Anda!
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Mengapa Monstera memiliki lubang? Lantaran lubangnya ini pula, di Indonesia tanaman ini dinamai ‘Janda Bolong’ alis Janbol. Banyak spekulasi perihal ini, tetapi peminatnya menginginkan satu jawaban yang memuaskan.

Sebenarnya, ketika Klikhijau menurunkan beberapa artikel terkait Monstera yang telah disasar ratusan ribu views, kami juga mulai merenungkan masalahnya.

Yah, semua juga tahu bahwa hal paling eksotik dan otentik dari Monstera adalah lubang pada daunnya. Tetapi, sekali lagi, apakah keberadaan lubang itu semata-mata untuk menghibur penggemarnya?

Mari kita bahas lebih lanjut!

Apa itu Monstera?

Monstera adalah spesies tanaman merambat tropis atau semak yang asli dari Amerika Tengah. Bagian dari Araceae dari famili aroid, tanaman ini merupakan satu dari sedikit aroid yang menghasilkan buah yang dapat dimakan, terutama, M. deliciosa. Namun, Monstera jarang berbunga atau menghasilkan buah.

Monstera juga disebut sebagai “tanaman keju Swiss”. Monstera terkenal dengan lubang daun alaminya, dan itulah identitas otentiknya. Istilah teknis untuk tanaman yang membuat lubang atau membersihkan bagian dalam daunnya disebut “fenestrasi daun”.

Penjelasan ahli

[caption id="attachment_6944" align="alignnone" width="650"]monstera Tanaman hias janda bolong/foto-ist[/caption]

Kita kembali ke pertanyaan semula, mengapa Monstera daunnya berlubang?

Dikutip dari Thesill, disebutkan bahwa jawaban akan hal ini sebetulnya bisa bermakna ilmiah. Sekalipun ada sejumlah perdebatan dan spekulasi tentang bagaimana dan mengapa monstera membuat lubang daun.

Beberapa orang berpendapat bahwa Monstera membuat lubang di daun mereka untuk menahan angin badai yang kencang.

Tumbuhan membelah daunnya untuk memungkinkan angin masuk. Yang lain mengatakan bahwa mereka memiliki lubang untuk membiarkan air bersentuhan dengan akarnya. Bagaimanapun, ketika mereka tumbuh, mereka bersifat epifit dan tidak memiliki banyak kontak dengan tanah.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2