Pesona ‘Janda Bolong’ dan Harganya yang Semirip Mahar Pernikahan

Publish by -179.867 kali dilihat
Penulis: Anis Kurniawan
Pesona 'Janda Bolong' dan Harganya yang Semirip Mahar Pernikahan
Foto kolase Klikhijau.com

Klikhijau.com Kemarin sore, tetiba saya tertarik menghubungi mas Iwan, seorang pegiat tanaman hias dari Bogor. Kami berbincang panjang lebar perihal tanaman hias dan prospek bisnis di baliknya.

Bulan lalu, kami menerima saran dari beberapa pembaca agar Klikhijau juga menayangkan informasi seputar tanaman hias di akhir pekan. Agaknya memang menarik, mengingat tingginya antusias masyarakat urban melengkapi rumahnya dengan aneka tanaman. Itulah alasan mengapa kami mencari pegiat tanaman hias yang memang telah lama melintang di sektor ini.

Kami akhirnya bersepakat untuk mengulas jenis tanaman hias pilihan setiap pekannya. Tentu bersama mas Iwan yang juga bersedia menjadi narasumber tetap kami.

Kali ini, kami akan mengulas tentang ‘janda bolong’ alias janbol. Nama aslinya adalah monstera adansonii variegated dari family araceae. Salah satu tanaman tropical plants (tanaman kekinian) yang lagi diminati dan dicari oleh plant lovers dan plants collector karena keistimewaan variegated-nya.

KLIK INI:  Caladium, Tanaman Hias yang Digadang-gadang Jadi Pesaing Berat Aglaonema

Lalu kenapa disebut janda bolong? Jangan berpikiran macam-macam dulu yah! Ternyata, tanaman satu ini memiliki kekhasan dari penampakan dedaunnya yang bolong atau berlubang. Itu sebabnya orang Indonesia menyebutnya janda bolong.

Oya, lubang di daun tanaman ini bukan karena penyakit atau serangan hama loh, tetapi benar-benar otentik. Nah, akibat bolong di daunnya inilah yang menyebabkan harganya melangit.

Tidak hanya itu, varietas satu ini tergolong langka. Iwan mendapatkan adansonii yang eksotik di Jepang dan Thailand. Sebetulnya, di Indonesia juga ada, cuma beda jenis dan beda warna.

Menurut Iwan, ada dua jenis monstera yaitu adansonii dan epioremiodes. Adansonii memiliki ciri khas antara lain: daun lebih oval, warna Hijau tua dan bolongnya lebih kecil. Sedangkan, epipremiodes bercorak daun panjang, warna daun hijau muda dan bolong daunnya lebih banyak dan besar.

KLIK INI:  Tentang Hanapi dan 7 Manfaaf Ekologi Bagi Manusia

Lalu bagaimana dengan harganya? Wah, soal harga kata Iwan sangat tergantung pada kualitas dan kelangkaannya. Bila variegatnya bagus atau ukurannya yang besar, tentu lebih mahal.

Adansonii yang varigatnya bagus dan seimbang antara putih dan hijau, berdaun lebar antara 15 cm hingga 80 cm dibanderol sekitar 10 juta rupiah bahkan lebih. Sedangkan yang biasa dijual seharga 1 juta rupiah.

Apakah pembeli di Indonesia tertarik walau harganya mahal? Menurut Iwan, penggemar jenis ini lumayan banyak. Itu terbukti dari banyaknya yang bertanya-tanya.

“Tapi, masih sebatas nanya-nanya mas, heee,” kata Iwan. Mungkin karena harganya yang mahal, sehingga pembelinya masih dihitung jari. Beruntung, berkat dukungan sosial media, Iwan juga memiliki pelanggan dari mancanegara yang cukup banyak.

Adansonii yang memukau nan penuh gengsi ini bisa dipajang di teras rumah, pagar tembok atau di jalarin di pohon. Teras atau halaman rumah bakal tampak mewah dengan tanaman hias satu ini.

Bagaimana, bersiap merogoh kocek puluhan juta untuk meminang si janda bolong ini?

KLIK INI:  5 Alasan Kekinian mengapa Harga Tanaman Monstera Malangit
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!