Tanaman Pot Primadona, Pilih Aglonema atau Janda Bolong?

Publish by -45.812 kali dilihat
Penulis: Anis Kurniawan
Tanaman Pot Primadona, Pilih Aglonema atau Janda Bolong?
Monstera dan Aglonema - Foto/Fb: Robi Yansa

Klikhijau.comTanaman pot paling favorit saat ini memang banyak, dari gelombang cinta, anthurium (kuping gajah), monstera (janda bolong) alias Janbol, aglonema dan banyak lagi. Semua jenis ini termasuk yang paling banyak diburu para pencinta bunga.

Tetapi dua diantaranya yakni Aglonema dan Janda bolong memang paling primadona. Keistimewaan keduanya tentu pada daunnya. Aglonema dijuluki “sang ratu daun” lantaran warna daunnya yang eksotis. Sedangkan Janbol juga menyimpan rahasia tak tertandingi pada daunnya yang berlubang dan otentik.

Banyak orang rela merogoh kocek dalam-dalam untuk memiliki aglonema dan janda bolong. Aglonema tergolong yang paling marak di pasaran. Di sosial media misalnya peredaran aglonema cukup ramai, begitu juga di Marketplace. Yah, Aglonema memang ada di mana-mana karena hanganya yang masih terjangkau.

Sedangkan Jangbol tergolong esklusif di pasaran karena harganya yang melangit. Pengalaman seorang pegiat tanaman hias di Bogor bernama Mas Iwan membuktikan betapa Jenis ini bisa terjual dengan harga setara dengan mahar pernikahan. Cari tahu alasan mengapa harga Monstera semakin mahal di SINI!

KLIK INI:  9 Jenis Tanaman Hias yang Dipercaya Membawa Hoki di Rumah

Bagaimana dengan Aglonema? Di pasaran offline, Anda masih bisa membelinya seharga 100 ribu. Ini berbeda dengan Janbol yang memang di kisaran jutaan rupiah.

Meski relatif lebih murah, Aglonema tetap saja digemari. Banyak orang telanjur cinta sama jenis ini dan menganggapnya sebagai bunga terindah bila urusan keindahan daun.

Bila disuruh memilih antara Aglonema dengan Janbol, Anda akan pilih yang mana? Tentu beragam selera.

Robi Yansah seorang pencinta tanaman hias di Depok secara blak-blakan punya jawaban menarik. Robi yang memang mengoleksi keduanya mengatakan, Aglo dan mosntera punya daya tarik masing-masing. Namun, di rumahnya sendiri, Robi lebih menyukai Aglonema.

“Kalau buat indoor, lebih cocok janda bolong. Tapi, kalau buat outdoor atau teras yah lebih bagus aglo,” kata Robi.

KLIK INI:  Jejak Historis Tanaman Monstera yang Jarang Disentil Penggemarnya
Kembali ke selera masing-masing

Intinya, kata Robi, keduanya punya daya pikat yang memukau. “Namun, saya tetap lebih suka Aglonema. Warna, corak dan bentuk daun Aglo rasanya lebih variatif. Banyak orang tertarik pada monstera karena prestise saja. Mereka setidaknya bangga punya barang mahal,” kata Robi.

Menurut Robi, suatu saat bila harga Monstera turun, jenis ini akan jadi biasa-biasa saja. Jadi, sekali lagi ini hanya soal klaim harga yang lebih mahal. “Nanti juga kalau harganya sudah rasional yah (Monstera, Red) akan biasa saja. Lagipula Monstera relatif lebih gampang perbanyakannya. Jadi nanti, jenis ini akan banyak di pasaran. Tinggal tunggu waktu saja,” turur Robi.

Hal yang serupa dikatakan Ella (Pegiat tanaman hias pot di Enrekang). Menurut Ella, Aglonema dan Janbol sama-sama menarik dan menggiurkan. “Saya suka dua-duanya, cuma saya tidak punya Monstera karena kemahalan, jadi kalau saya pilih Aglo saja,” ungkap Ella.

Saat ditanya soal mengapa monstera harus mahal? Ella mengatakan, kemungkinan karena keunikan model daunnya dan masih langkanya jenis Monstera ketimbang Aglo. Seperti halnya Robi, Ella juga memilih Aglo sebagai primadona karena keistimewaan daunnya.

Bagaimana dengan Anda? Monstera atau Aglo? Mungkin saja punya selera berbeda dan lebih menyukai tanaman pot dengan kembang indah atau bunga unik. Atau bila tertarik membeli Aglonema bisa lihat di SINI!

Nah, Anda mungkin tertarik dengan bunga krisan? Sebagai informasi saat ini sudah ada krisan pot yang sedang populer. Ada varietas unggul yakni krisan Arosuka Pelangi dan Solinda Pelangi hasil persilangan domestik.

Krisan pot memiliki beragam warna dan bentuk bunga yang sangat menarik untuk dijadikan sebagai hiasan. Lagi-lagi, kembali pada selera masing-masing. Aglo, monstera, atau krisan? Atau justru ketiga-tiganya.

KLIK INI:  2 Minggu Tidak Berolahraga Bisa Sebabkan Kardiovaskular, Penyebab Utama Kematian
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!