Memiliki Sejarah Berbeda, Paluy, Bonti, Jojo, dan Mary Kini Menyatu di Alam Bebas

Klikhijau.com - Paluy, Bonti, Jojo, dan Mary kini sedang menari bahagia di alam bebas. Mereka adalah orangutan yang dilepasliarkan di Hutan Lindung Gunung Batu Mesangat, Kecamatan Busang, Kutai Timur,...

Memiliki Sejarah Berbeda, Paluy, Bonti, Jojo, dan Mary Kini Menyatu di Alam Bebas
Bacakan Artikel

Sebelum dilepasliarkan, orangutan peliharaan perlu menjalani proses rehabilitasi terlebih dahulu untuk memulihkan perilaku alaminya dan memutus ketergantungan pada manusia. Di pusat rehabilitasi, mereka beradaptasi untuk bisa hidup mandiri di hutan.

Para orangutan melatih kemampuannya untuk memulai, berburu, mencari buah-buahan hutan, hingga membuat sarang. Jika mereka sudah menunjukkan perilaku seperti orangutan pembohong, maka orangutan tersebut dianggap layak untuk dilepasliarkan.

[irp]

Bentuk komitmen

Pelepasliaran orangutan merupakan bentuk komitmen Kementerian Kehutanan dalam upaya konservasi orangutan Kalimantan.

โ€œKegiatan ini adalah hasil kolaborasi multipihak antara Kementerian Kehutanan, BKSDA Kalimantan Timur, Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Lingkungan Hidup (BBPSILH), Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, KPHP Kelinjau, COP, dan masyarakat lokal. Proses pelepasliaran bertujuan untuk memberikan kesempatan hidup liar bagi orangutan eks peliharaan. Pelepasliaran juga dapat meningkatkan populasi orangutan di habitat alaminya," ujar M. Ari Wibawanto, Kepala BKSDA Kaltim.

Pelepasliaran Paluy, Bonti, Jojo, dan Mary berada di bawah pengelolaan KPHP Kelinjau. Proses pelepasliaran berjalan dengan lancar. Keempatnya terpantau aktif menjelajah hutan dan mencari pakan. Tim monitoring COP akan mengikuti keempat orangutan tersebut selama 3 bulan untuk memastikan mereka dalam kondisi aman dan dapat beradaptasi dengan baik di hutan.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: