Memahami Sifat Molekul Air dan Fungsi Air sebagai Pelarut

Klikhijau.com – Air memiliki fungsi paling fundamental dalam kehidupan. Air tidak saja penting bagi manusia dan hewan, tetapi juga untuk tumbuhan. Proses fisiologi yang berlangsung pada tumbuhan ba...

Memahami Sifat Molekul Air dan Fungsi Air sebagai Pelarut
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Air memiliki fungsi paling fundamental dalam kehidupan. Air tidak saja penting bagi manusia dan hewan, tetapi juga untuk tumbuhan.

Proses fisiologi yang berlangsung pada tumbuhan banyak berkaitan dengan air atau bahan-bahan (senyawa atau ion) yang terlarut dalam air. Oleh sebab itu, untuk mempelajari fisiologi perlu memahami sifat fisika dan kimia molekul air.

Dari buku Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan (Benyamin Lakitan, 2001) disebutkan bahwa air merupakan suatu molekul yang sederhana, terdiri dari 1 aton oksigen (O) dan 2 atom hidrogen (H), sehingga berat molekulnya hanya 18 g/mol.

Meski komposisi atom penyusunnya serta ukuran molekulnya yang kecil, karakteristik molekul air tergolong unik. Karakteristik tersebut disebabkan karena rangkaian kedua atom H pada atom O (yang berada di tengah) tidak membentuk garis lurus. Rangkaian ini membentuk sudut 105 derajat.

Besarnya sudut ini selalu sama jika air dalam bentuk padat (es), tetapi agak bervariasi jika air dalam bentuk cair. Walaupun rata-rata besar sudutnya tetap 105 derajat. Mari kita lihat karakteristik air dan bagaimana peran air sebagai pelarut!

Karakteristik molekul air

Air memiliki karakteristik khusus antara lain:


  • Berbentuk cair pada suhu ruang



Semakin besar ukuran molekul suatu senyawa, maka pada suhu ruang senyawa tersebut akan cenderung berbentuk cair atau padat. Sebaliknya, jika ukuran molekulnya kecil, maka akan cenderung berbentuk gas atau cair.

Hidrokarbon bermolekul kecil (methana, ethana, propana dan butana) semua berbentuk gas pada suhu kamar. Berat molekul dari senyawa-senyawa hidrokarbon ini berturut-turut adalah 16,30, 44 dan 58 g/mol.

Karbondioksida dengan berat molekul 44 g/mol juga berbetuk gas pada suhu ruang. Tetapi, air dengan berat molekul hanya 18 g/mol, berbetuk cair pada suhu ruang.

Molekul air yang berbentuk cair pada suhu ruang tersebut disebabkan karena adanya ikatan hidrogen antara molekul-molekul air. Hal ini menyebabkan tiap molekul air tidak akan mudah terlepas dan berubah bentuk menjadi gas.



  • Panas spesifik yang tinggi



Panas spesifik molekul air merupakan jumlah energi yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu 1 g air murni setingga 1 derajat C. Besarnya energi tersebut adalah 1 cal (1000 cal=1 kcal=1 Cal). Satuan SI untuk energi panas adalah Joule (J), dimana 1 cal=4, 184 J.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2