Melirik Nasib Beruang Kutub di Tangan Pemanasan Global

Klikhijau.com – Sebagai perenang handal, beruang kutub biasa menghabiskan hidupnya di air. Ia memiliki nama  ilmiah Ursus maritimus. Nama lain yang disandangnya adalah beruang es. Ia merupakan beru...

Melirik Nasib Beruang Kutub di Tangan Pemanasan Global
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Sebagai perenang handal, beruang kutub biasa menghabiskan hidupnya di air. Ia memiliki nama  ilmiah Ursus maritimus. Nama lain yang disandangnya adalah beruang es.

Ia merupakan beruang paling karnivora di antara keluarga beruang yang lain. Dan termasuk mamalia besar, beratnya bisa mencapai 400 hingga 600 kilogram. Bahkan ada yang bisa mencapai berat lebih dari 800 kilogram. Tingginya cukup menjulang bisa mencapai lebih dari 2,5 meter.

Dinamai beruang kutub karena ia hidup  di sekitar benua paling utara bumi, yaitu benua Arktik. Sebuah benua yang diliputi es.

Karena hidup di hamparan es, ia kerap digolongkan ke dalam mamalia laut. Tidak heranlah jika mamalia ini menjadi perenang handal, ia bisa berenang hingga 60 mil tanpa henti. Indra penciumannya pun sangat tajam bisa menjangkau bau bangkai dari jarak 20 mil.

[irp]

Sebagai mamalia yang hidup di benua Artik, beruang kutub juga tidak lepas dari dampak buruk pemanasan global.

Tidak hanya itu ancamannya, tetapi juga secara tradisional menjadi mamalia buruan  para penduduk asli di daerah Kutub Utara.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: