LPLHI Sulsel dan RQIQ Gandeng Pusdal LH Suma Gelar Bimtek Minimisasi Sampah

Klikhijau.com - Lembaga Promosi Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI) Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Rumah Quran Ibnu Qudamah (RQIQ) Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Minimisa...

LPLHI Sulsel dan RQIQ Gandeng Pusdal LH Suma Gelar Bimtek Minimisasi Sampah
Bacakan Artikel

Materi pertama membahas, Konservasi dan Pengelolaan Air Limbah disajikan oleh Sudarwin Ka’pan, S.Si.,M.Si (Salah seorang Pendiri Yayasan Cahaya Quran, Makassar. Pembina Rumah Quran Ibnu Qudamah).

Sudarwin menuturkan bahwa, konservasi air merupakan upaya yang meliputi perlindungan, pelestarian, pemeliharaan, penjagaan, penghematan, efisiensi air yang sangat penting diterapkan dilingkungan ponpes dan masjid.

[irp]

“Pengolahan air limbah di lingkungan ponpes dan masjid adalah hal yang urgent dalam menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan konservatif. Konservasi dan pengolahan air dapar dilakukan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi secara intensif,” kata Sudarwin yang tercatat sebagai Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Madya pada Gakkum Sulawesi.

Materi tak kalah menarik perhatian peserta yakni Produksi Sabun Cair dan Upaya Minimisasi Sampah disajikan oleh Syamsudariadi selaku pendiri UMKM Ulga Agro dan W-Kling.

Menurutnya, penerapan 3R berupa, Reduce berupaya untuk mengurangi penggunaan produk yang berpotensi menjadi sampah, Reuse: menggunakan kembali barang yang sudah terpakai, dan recycle, menggunakan kembali produk sampah yang telah dihasilkan di area ponpes dan masjid.

“Penerapan 3R sangat penting diterapkan di lingkungan ponpes dan masjid untuk menjaga kesehatan, kebersihan lingkungan, pemaksimalan bahan sampah yang masih bisa termanfaatkan, dan efisiensi bahan dan dana dalam pemenuhan kebutuhan operasional ponpes dan masjid,” ujarnya.

[irp]

Di hadapan peserta bimbingan teknis memperlihatkan bahan-bahan pembuatan sabun cair, yakni Texapon atau sodium lauril sulfat (SLS), (10-20%), Garam dapur (NaCl) (2%:20 g), Air (566 ml), (EDTA 1g), cytrum (2g), sadium sulfat (5g), CS30 (200 ml), gliserin (4g), pengharum (4g), Atin Soft (100ml),dll.

Mengubah sampah organik jadi uang

Berikutnya melalui saluran zoom materi Strategi Fundraising Menuju Pondok Pesantren Mandiri Keuangan dipaparkan Chairul Shaleh (Pembina Yayasan Sahabat Quran) Depok Jawa Barat.

Chairul Shaleh mengungkapkan pemaksimalan dana Yayasan sangat penting dalam memaksimalkan operasional Yayasan, mengembangkan program/bangunan yayasan,  pemaksimalan dana yayasan dapat dilakukan dengan memaksimalkan relasi (silaturahmi), memaksimalkan bisnis yayasan, menyebarluaskan dokumentasi kegiatan Yayasan, dan membangun branding yayasan.

[irp]

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: