Lebih Berkelanjutan, Masker Kain Bisa Dicuci dan Digunakan Selama Setahun

Klikhijau.com โ€“ Masker telah menjadi kawan keseharian saat ini. Ia dianggap ampuh memutus mata rantai penyebaran virus corona. Namun, dampak masker pada lingkungan sungguh berbahaya. Apalagi jika i...

Lebih Berkelanjutan, Masker Kain Bisa Dicuci dan Digunakan Selama Setahun
Bacakan Artikel

Mereka mencoba meniru kondisi kehidupan nyata dengan menguji kupon di bawah kondisi panas dan kelembaban tinggi yang mirip dengan pernapasan manusia.

"Laboratorium kami menguji efisiensi filtrasi dan ketahanan inhalasi dari semua sampel dan menemukan bahwa, bahkan setelah banyak pencucian, efisiensi filtrasi tidak meningkat atau menurun," kata Vance.

"Itu tetap kira-kira sama. Resistensi inhalasi meningkat sedikit, yang berarti bahwa bahan tersebut kehilangan beberapa kemampuan bernapasnya, tetapi tidak cukup untuk mempengaruhi kegunaannya," lanjutnya.

Vance mengatakan hasilnya harus berlaku untuk masker apa pun yang terbuat dari kapas.

[irp]

Ancaman berbahaya

Sejak pandemi dimulai, sekitar 7.200 ton limbah medis telah dihasilkan setiap hari. Sebagian besar adalah ย masker wajah sekali pakai itu. Studi lain menemukan bahwa, sejak pandemi, hampir tiga juta masker wajah telah digunakan per menitnya.

Para peneliti dan pendukung lingkungan telah mengamatinya. Barang medis, terutama masker bergabung dengan sisa polusi yang mengotori taman dan pantai.

Relawan Ocean Conservancy mendokumentasikan dan mengumpulkan 107.219 APD dari Juli 2020 hingga Januari 2021. Selanjutnya, 94 persen relawan mengatakan mereka melihat APD saat membersihkan sampah dan 50 persen mengatakan mereka melihat APD berserakan setiap hari.

Ada juga bukti bahwa polusi baru dari APD ini merugikan satwa liar . Sebuah tim peneliti Belanda menerbitkan laporan ilmiah pertama tentang hewan yang terkena dampak APD pada Maret 2021.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: