Kreatif dan Unik, Ini 6 Aksi Melawan Krisis Iklim
Klikhijau.com – Usianya masih belia kala itu, 15 tahun. Tapi gadis belia itu mulai menyadari bahaya krisis iklim sedang mengintai dari segala mata arah. Ia kemudian mengambil inisiatif yang cukup b...
Klikhijau.com – Usianya masih belia kala itu, 15 tahun. Tapi gadis belia itu mulai menyadari bahaya krisis iklim sedang mengintai dari segala mata arah.
Ia kemudian mengambil inisiatif yang cukup berani dan bisa saja diklaim orang “sebuah kenakalan”. Karena ia membolos sekolah. Bolos sekolah adalah tindakan yang sejak dulu dianggap tidak terpuji. Siswa yang suka membolos tidak akan masuk kategori siswa teladan.
Namun, gadis belia itu tidak peduli. Ia membolos sekolah setiap hari Jumat, ia tidak berkeliaran. Ia hanya duduk sendiri di luar gedung parlemen Swedia, the Riksdag.
Gadis belia itu diam saja, tidak berteriak seperti umumnya orang yang turun aksi memprotes kebijakan pemerintah. Ia juga tidak membakar ban bekas yang justru akan menimbulkan polusi dan jadi sarang penyakit.
[irp]
Ia hanya duduk dengan poster kecil bertuliskan “Skolstrejk for Klimatet” yang diletakkan di sampingnya. Ada kertas HVS di bawa poster itu yang ditindisi batu agar tidak terbang dibawa angin.
Aksi itu ia unggah Pada tanggal 20 Agustus 2018 lalu di akun Instagram @gretathunberg. Sejak saat itu, gadis belia bernama Greta Thunberg di usia 15 tahun telah menginspirasi jutaan orang untuk bangkit melawan krisis iklim.
Aksi sederhananya itu, membawanya menjadi ikon global dalam menyuarakan krisis iklim. Aksi melawan krisis iklim yang dilakukan Thunberg memang terbilang unik dan kreatif, tidak memacetkan jalan, tapi berdampak global.
Selain aksi bolos sekolah itu, ada banyak aksi kreatif dan unik yang dilakukan masyarakat untuk melawan krisis iklim, seperti dikutip dari Instagram @solargenerationid, di antaranya:
[irp]
-
Pemberontakan Ilmuwan
-
Menyemen kaki
-
Lempar kue
-
Mogok sekolah
-
Festival musik