Kopi Toraja Berjaya: Inovasi BRIN Lipat Gandakan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

Klikhijau.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali menorehkan prestasi gemilang, membuktikan perannya sebagai motor penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui riset inovatif....

Kopi Toraja Berjaya: Inovasi BRIN Lipat Gandakan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali menorehkan prestasi gemilang, membuktikan perannya sebagai motor penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui riset inovatif. Kali ini, sorotan tertuju pada keberhasilan Rubiyo, seorang Peneliti Ahli Utama dari Pusat Riset Tanaman Perkebunan BRIN, yang sukses menghadirkan varietas unggul kopi Arabika dari Tana Toraja. Inovasi ini tak hanya mendongkrak produktivitas secara signifikan, tetapi juga memberi dampak langsung pada pertumbuhan ekonomi petani di wilayah sentra kopi Sulawesi Selatan tersebut.

Terobosan gemilang ini dipaparkan secara detail dalam agenda verifikasi calon penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya yang diselenggarakan di Gedung BJ Habibie BRIN pada Kamis, 10 Juli 2025. Dalam presentasinya yang bertajuk "Inovasi Teknologi Varietas Unggul Kopi Arabika untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat".

[irp]

Rubiyo menjelaskan bagaimana varietas kopi Arabika hasil riset BRIN ini mampu meningkatkan produktivitas hingga dua kali lipat dari rata-rata sebelumnya. Lebih dari itu, kopi dari varietas baru ini juga telah mendapatkan pengakuan internasional berkat kualitas cita rasanya yang istimewa.

Dari Laboratorium ke Lahan Petani: Kolaborasi Unggul BRIN dan Masyarakat


Keberhasilan ini bukanlah hasil kerja tunggal, melainkan buah dari sinergi dan kolaborasi yang erat. Rubiyo menegaskan bahwa pendekatan pemuliaan partisipatif menjadi kunci utama.

"Melalui pendekatan pemuliaan partisipatif dan kolaborasi antara BRIN, petani lokal, kelompok tani, serta mitra industri, kami berhasil merakit empat varietas unggul kopi Arabika dari Tana Toraja," jelas Rubiyo.

Empat varietas unggul yang dimaksud adalah Toraya Uluway, Toraya Langda, Toraya Buntu Santung, dan Toraya Bolong. Keempat varietas ini kini telah resmi terdaftar dan dilepas sebagai varietas nasional, siap menjadi tulang punggung baru bagi industri kopi di Tana Toraja.

Angka-angka menunjukkan dampak positif yang luar biasa. Data riset memperlihatkan bahwa produktivitas kopi dari varietas-varietas baru ini mampu mencapai 1,5 hingga 2 ton per hektare. Angka ini jauh melampaui rata-rata nasional yang selama ini menjadi kendala bagi petani kopi.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: